Topics
Countries
Indonesia News
Would you like to access news/blog content published by sources located in Indonesia?
Code example
If you'd like to make a REST call, then make a following POST request:
Endpoint /api/v1/article/getArticles
Request body
{
"sourceLocationUri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Indonesia",
"resultType": "articles",
"apiKey": "API_KEY"
}
If you'd like instead to do a GET request then call:
/api/v1/article/getArticles?sourceLocationUri=http%3A%2F%2Fen.wikipedia.org%2Fwiki%2FIndonesia&resultType=articles&apiKey=API_KEY
Example of JSON response
Below is an example JSON object that you would receive as the result of the request. You can retrieve also additional properties such as concepts, categories, source details, etc. by specifying additional parameters in the request as described on the documentation page.
{
"articles": {
"results": [
{
"uri": "9231667243",
"lang": "ind",
"isDuplicate": false,
"date": "2026-05-24",
"time": "22:12:07",
"dateTime": "2026-05-24T22:12:07Z",
"dateTimePub": "2026-05-24T22:11:56Z",
"dataType": "news",
"sim": 0,
"url": "https://www.beritasatu.com/ekonomi/2996870/blackout-massal-pln-harus-ganti-rugi-ke-masyarakat-sumatera",
"title": "Blackout Massal, PLN Harus Ganti Rugi ke Masyarakat Sumatera",
"body": "Jakarta, Beritasatu.com -- Pemadaman listrik massal atau blackout yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera dinilai menimbulkan kerugian bagi masyarakat dan pelaku usaha. Dampak paling berat berpotensi dirasakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tidak memiliki cadangan listrik sendiri.\n\nPemadaman massal tersebut terjadi pada Jumat (22/5/2026) malam sekitar pukul 18.44 WIB. Wilayah yang terdampak meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, hingga sebagian Lampung.\n\nPengamat energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi mengatakan, blackout dalam waktu tertentu jelas merugikan konsumen, baik rumah tangga maupun pelaku usaha.\n\n\"Secara ekonomi sebenarnya blackout dalam waktu tertentu ini jelas merugikan bagi konsumen, merugikan bagi pengusaha, merugikan bagi UMKM,\" kata Fahmy saat dihubungi Beritasatu.com.\n\nFahmy menjelaskan, dampak pemadaman listrik massal tidak hanya dirasakan pelanggan rumah tangga. Sektor usaha dan industri juga ikut terdampak karena setiap aktivitas produksi, layanan, dan transaksi sangat bergantung pada pasokan listrik.\n\n\"Baik itu konsumen rumah tangga, konsumen usaha atau industri itu jelas sangat merugikan,\" ujar Fahmy.\n\nMenurut Fahmy, usaha besar relatif lebih siap menghadapi pemadaman karena biasanya memiliki genset atau sumber listrik cadangan. Namun, kondisi berbeda dialami UMKM yang umumnya tidak memiliki fasilitas cadangan listrik.\n\n\"Usaha-usaha besar seperti misalnya untuk pengelola mal dan lain sebagainya dia punya pick-up (generator listrik) gitu ya, tetapi untuk UMKM itu barangkali akan sulit untuk mulai pick-up tadi sehingga ya harus menunggu sampai hidup,\" kata Fahmy.\n\nFahmy juga menyoroti belum adanya aturan yang secara jelas memberi ruang bagi konsumen untuk mengajukan ganti rugi kepada PLN saat terjadi blackout besar. Akibatnya, konsumen yang terdampak harus menanggung kerugian tanpa mekanisme kompensasi yang memadai.\n\n\"Tidak ada aturan yang mengatur bahwa konsumen itu bisa mengajukan ganti rugi ke PLN itu tidak ada aturan itu jadi ya harus menerima begitu saja,\" ujar Fahmy.\n\nSebelumnya, PT PLN (Persero) menjelaskan pemadaman massal di Sumatera dipicu gangguan cuaca ekstrem yang berdampak pada sistem transmisi 275 kV jalur Muara Bungo-Sungai Rumbai, Jambi. Gangguan tersebut kemudian menimbulkan efek berantai pada sistem kelistrikan Sumatera.",
"source": {
"uri": "beritasatu.com",
"dataType": "news",
"title": "beritasatu.com"
},
"authors": [],
"concepts": [
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Consumer",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Consumer"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Electricity",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Electricity"
}
},
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/BeritaSatu.com",
"type": "wiki",
"score": 4,
"label": {
"eng": "BeritaSatu.com"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Industry_(manufacturing)",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Industry (manufacturing)"
}
},
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatra_Utara",
"type": "loc",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Sumatra Utara"
},
"location": null
},
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatra_Barat",
"type": "loc",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Sumatra Barat"
},
"location": null
},
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Waktu_Indonesia_Barat",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Waktu Indonesia Barat"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Gadjah_Mada_University",
"type": "org",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Gadjah Mada University"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Lampung",
"type": "loc",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Lampung"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Lampung"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Territory",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Territory"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Energy",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Energy"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Jakarta",
"type": "loc",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Jakarta"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Jakarta"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Riau",
"type": "loc",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Riau"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Riau"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Aceh",
"type": "loc",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Aceh"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Aceh"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Power_outage",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Power outage"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Economy",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Economy"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Jambi",
"type": "loc",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Jambi"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Jambi"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Sumatra",
"type": "loc",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Sumatra"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Sumatra"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Rumbai,_Pekanbaru",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Rumbai, Pekanbaru"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Perusahaan_Listrik_Negara",
"type": "org",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Perusahaan Listrik Negara"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Shopping_mall",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Shopping mall"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Weather",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Weather"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Electric_generator",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Electric generator"
}
}
],
"categories": [
{
"uri": "news/Business",
"label": "news/Business",
"wgt": 50
}
],
"image": "https://img2.beritasatu.com/cache/beritasatu/960x620-3/2026/05/1779553458-5000x3334.webp",
"eventUri": null,
"sentiment": null,
"wgt": 517356727,
"relevance": 1
},
{
"uri": "9231666980",
"lang": "ind",
"isDuplicate": false,
"date": "2026-05-24",
"time": "22:11:45",
"dateTime": "2026-05-24T22:11:45Z",
"dateTimePub": "2026-05-24T22:05:00Z",
"dataType": "news",
"sim": 0,
"url": "https://mediaindonesia.com/opini/893480/osis-belajar-demokrasi",
"title": "OSIS Belajar Demokrasi",
"body": "Cut Hani Safira Guru fisika dan Pembina OSIS Sekolah Sukma Bangsa Lhokseumawe\n\nBELAKANGAN ini, kita sering melihat praktik demokrasi di ruang publik berjalan kurang sehat. Perbedaan pendapat mudah berubah menjadi pertengkaran, musyawarah semakin jarang, dan keputusan kerap diambil tanpa melibatkan banyak suara. Demokrasi memang masih ada, tetapi nilai-nilai dasarnya, seperti saling mendengar, menghargai perbedaan, dan bertanggung jawab atas keputusan, semakin memudar.\n\nBeberapa indikator, seperti data Setara Institute (2023) tentang intoleransi pelajar, mengisyaratkan melemahnya literasi demokrasi generasi muda. Tidak sedikit pelajar yang memahami demokrasi secara teoretis, tetapi belum terbiasa mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Seperti yang disampaikan John Dewey, Democracy has to be born anew every generation, and education is its midwife.\" Demokrasi tidak lahir begitu saja; ia harus ditumbuhkan melalui pendidikan.\n\nSebagai guru, kegelisahan itu tidak bisa dilepaskan dari dunia pendidikan. Jika kualitas demokrasi di masyarakat menurun, ditandai dengan menguatnya polarisasi, maraknya ujaran kebencian di media sosial, dan menipisnya toleransi, bagaimana cara menanamkan nilai demokrasi sejak dini? Sekolah tidak bisa lagi sekadar mengajarkan demokrasi sebagai konsep; ia harus menjadi ruang praktik. Di sinilah peran OSIS menjadi penting.\n\nMelalui OSIS, siswa belajar memilih pemimpin, menyampaikan pendapat, berdiskusi, dan menerima keputusan bersama. Mereka belajar bahwa memimpin tidak berarti memerintah dan perbedaan bukan alasan untuk bermusuhan. Sayangnya, OSIS sering dipandang sekadar sebagai panitia kegiatan atau pelengkap administrasi. Padahal, jika dikelola dengan baik, OSIS dapat menjadi laboratorium kepemimpinan demokratis yang penting bagi pembentukan karakter siswa.\n\nSalah satu praktik sederhana demokrasi di sekolah ialah pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS. Prosesnya dirancang menyerupai pemilihan umum: mulai pendaftaran calon, kampanye, debat visi-misi, hingga pemungutan dan penghitungan suara secara transparan. Tidak hanya kandidat, partisipasi siswa sebagai pemilih menjadi bagian penting dalam pembelajaran demokrasi.\n\nDari proses itu, siswa belajar banyak hal. Para kandidat belajar mempersiapkan diri, menyampaikan gagasan, serta menerima hasil dengan lapang. Mereka memahami bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang memimpin orang lain, melainkan juga mengelola diri sendiri. Bagi yang tidak terpilih, pengalaman itu menjadi pelajaran berharga tentang menerima kekalahan dan bangkit kembali. Seorang siswa kelas XI mengungkapkan bahwa meskipun kekalahan terasa menyakitkan di awal, justru kekalahan itulah yang menjadi bahan bakar untuk meraih prestasi selanjutnya. Baginya, kekalahan bukanlah akhir, melainkan awal dari kemenangan berikutnya karena ia percaya bahwa kekalahan ialah kemenangan yang tertunda.\n\nNamun, praktik itu tidak selalu berjalan ideal. Rendahnya partisipasi, kecenderungan memilih tanpa pertimbangan matang, hingga dinamika kampanye yang kurang sehat kadang masih terjadi. Fenomena itu justru mengingatkan bahwa demokrasi bukan sekadar prosedur, melainkan juga proses belajar yang panjang. Sebagaimana dikatakan Barack Obama, \"The most important office in a democracy is the office of citizen.\" Dalam konteks sekolah, setiap siswa ialah warga yang sedang belajar menggunakan hak dan tanggung jawabnya.\n\nOSIS bukan sekadar penyelenggara kegiatan, melainkan juga ruang belajar kepemimpinan yang nyata. Di dalamnya, siswa belajar bertanggung jawab, mengelola waktu, bermusyawarah, berkomunikasi, serta menyelesaikan masalah. Seorang pemimpin tidak hanya bertugas memberikan perintah, tetapi juga belajar mengajak orang lain menjaga nama baik sekolah, sebuah refleksi yang muncul dari pengalaman siswa kelas XII.\n\nDalam praktiknya, kepemimpinan tidak selalu berjalan mulus. Konflik sering muncul, baik karena pembagian tugas yang tidak merata, komunikasi yang kurang jelas, maupun ego pribadi anggota. Namun, justru dari dinamika itulah siswa belajar memahami arti kerja sama dan tanggung jawab. Seperti kata John Dewey, \"Failure is instructive.\" Kegagalan bukan akhir, melainkan bagian dari proses belajar.\n\nAgar OSIS benar-benar menjadi ruang belajar demokrasi, program kerja yang dirancang juga perlu memberikan ruang dialog. Forum aspirasi siswa, diskusi terbuka, atau evaluasi bersama dapat menjadi sarana penting untuk melatih keterampilan demokratis. Dengan demikian, siswa tidak hanya menjalankan kegiatan, tetapi juga belajar mendengar, mempertimbangkan, dan mengambil keputusan bersama.\n\nDi sinilah makna OSIS sebagai 'laboratorium demokrasi' menjadi relevan. Dalam sebuah laboratorium, tidak semua percobaan berhasil. Ada kesalahan, kegagalan, dan proses perbaikan. Begitu pula dalam OSIS, kegagalan bukan akhir, melainkan bagian dari pembelajaran.\n\nPeran guru pembina menjadi kunci dalam proses itu. Guru tidak lagi cukup berperan sebagai pengendali, tetapi perlu menjadi fasilitator. Ketika guru terlalu dominan, siswa hanya belajar patuh, bukan belajar memimpin.\n\nSebagai fasilitator, guru mendampingi siswa dalam mengambil keputusan, membantu mereka mempertimbangkan risiko, serta mengarahkan tanpa mengambil alih. Guru juga menjadi pendengar dan jembatan antara siswa dan pihak sekolah. Dengan pendekatan itu, siswa belajar bertanggung jawab atas keputusan yang mereka ambil. Namun, perubahan peran itu tidak selalu mudah. Dibutuhkan kepercayaan kepada siswa dan kesiapan menerima bahwa proses belajar kepemimpinan tidak selalu berjalan sempurna. Kesalahan justru menjadi bagian penting dari pembelajaran.\n\nDi tengah praktik demokrasi yang hari ini sering terasa kering dari dialog dan miskin keteladanan, sekolah memiliki peran yang tidak bisa ditunda. OSIS, dengan segala keterbatasannya, ialah ruang kecil tempat nilai-nilai demokrasi dapat dilatih secara nyata: mendengar sebelum memutuskan, berbeda tanpa bermusuhan, dan memimpin dengan tanggung jawab. Jika kita ingin melihat lahirnya pemimpin yang demokratis pada masa depan, ruang-ruang kecil seperti OSIS tidak boleh dipandang remeh.\n\nReformasi OSIS tidak harus dimulai dengan perubahan besar. Hal sederhana seperti memperbaiki proses pemilihan pengurus, memberikan ruang diskusi terbuka, serta melibatkan siswa dalam evaluasi kegiatan sekolah sudah menjadi langkah awal yang penting. Seperti yang pernah diungkapkan Nelson Mandela, \"Seorang pemimpin itu seperti seorang gembala. Ia berada di belakang kawanan, membiarkan yang paling lincah berjalan di depan, kemudian yang lain akan mengikuti.\"",
"source": {
"uri": "mediaindonesia.com",
"dataType": "news",
"title": "Media Indonesia - News & Views - "
},
"authors": [],
"concepts": [
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Student_council",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Student council"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Teacher",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Teacher"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Democracy",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Democracy"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Education",
"type": "wiki",
"score": 4,
"label": {
"eng": "Education"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/School",
"type": "wiki",
"score": 4,
"label": {
"eng": "School"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/John_Dewey",
"type": "person",
"score": 3,
"label": {
"eng": "John Dewey"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Consensus_decision-making",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Consensus decision-making"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Laboratory",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Laboratory"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Physics",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Physics"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Toleration",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Toleration"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Social_media",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Social media"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Lhokseumawe",
"type": "loc",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Lhokseumawe"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Lhokseumawe"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/General_election",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "General election"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Barack_Obama",
"type": "person",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Barack Obama"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Reformation",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Reformation"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Evaluation",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Evaluation"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Dialogue",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Dialogue"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Nelson_Mandela",
"type": "person",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Nelson Mandela"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Communication",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Communication"
}
}
],
"categories": [],
"image": "https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/05/25/1779650013_cc9259c703b0bc48b2fb.jpg",
"eventUri": null,
"sentiment": null,
"wgt": 517356705,
"relevance": 1
},
{
"uri": "9231666926",
"lang": "ind",
"isDuplicate": false,
"date": "2026-05-24",
"time": "22:11:40",
"dateTime": "2026-05-24T22:11:40Z",
"dateTimePub": "2026-05-24T22:11:28Z",
"dataType": "news",
"sim": 0.6509804129600525,
"url": "https://megapolitan.kompas.com/read/2026/05/25/05110051/pengantin-laporkan-wo-marwah-ke-polisi-sudah-bayar-rp-85-juta-tapi",
"title": "Pengantin Laporkan WO Marwah ke Polisi, Sudah Bayar Rp 85 Juta tapi Resepsi Hancur",
"body": "JAKARTA, KOMPAS.com - Pengantin baru asal Bekasi, Jawa Barat, Aldi (32) dan Feny (32), melaporkan wedding organizer (WO) asal Cakung, Jakarta Timur, Marwah, ke Polres Metro Jakarta Timur atas dugaan penipuan pada Minggu (24/5/2026) malam.\n\nLaporan itu dibuat setelah resepsi pernikahan Aldi dan Feny yang digelar di Islamic Centre Bekasi, Kecamatan Bekasi Selatan, Sabtu (23/5/2026), berantakan.\n\nAldi mengatakan, WO Marwah tidak menjalankan kewajibannya dalam menyediakan paket resepsi pernikahan meski pembayaran telah dilunasi sebesar Rp 85 juta.\n\nBaca juga: Pengantin di Bekasi Ditipu WO hingga Tamu Cuma Disuguhi Air Mineral, Polisi Minta Korban Lapor\n\n\"Barang bukti masih di digital semua. Chat, semua transaksi, surat pernyataan yang tanda tangan, foto-foto ada semua dari owner-nya,\" kata Aldi di Mapolres Metro Jakarta Timur, Minggu malam.\n\nFeny menjelaskan, awalnya ia mengetahui WO Marwah melalui Instagram. Setelah itu, ia meminta daftar harga paket pernikahan yang ditawarkan.\n\nBaca juga: Penyelesaian Kasus WO Kamuya, Pemilik Jaminkan Sertifikat Rumah untuk Kembalikan Uang Korban Rp 700 Juta\n\n\"Saya melakukan pembayaran DP dulu. Setelah DP, saya test food. Datang langsung ke acara Marwah,\" kata Feny.\n\nFeny mengaku tidak menaruh curiga karena saat tes makanan, ia melihat banyak staf WO Marwah di lokasi.\n\nIa juga melihat sejumlah fasilitas seperti gubukan, make up artist (MUA), MC, dekorasi, hingga model pelaminan.\n\n\"Setelah pulang dari situ saya dihubungi admin Marwah untuk menanyakan info lainnya. Lalu ada fitting di JGC, kantornya. Saya fitting dua kali. Setelah fitting, lanjut pembayaran bertahap sampai lunas,\" kata Feny.\n\nFeny kemudian melunasi seluruh pembayaran paket pada awal April 2026.\n\nSelanjutnya, ia kembali melakukan pembayaran tambahan jumlah tamu (pax) pada 11 Mei 2026 hingga total pembayaran mencapai Rp 85 juta.\n\nIa juga sempat mengikuti technical meeting secara daring bersama tim WO.\n\nNamun, menurutnya, pertemuan itu berlangsung singkat dan tidak menjawab banyak pertanyaan teknis terkait acara.\n\n\"Menurut saya technical meeting-nya masih belum jelas karena tidak detail. Yang saya dapat cuma catering-nya berapa pax, gubukan berapa pax per item, pax-nya di sesi ke berapa. Sangat tidak detail,\" ungkapnya.\n\n\"Saya selalu tanya pengarahannya, saya masuk dari arah mana. Setiap saya tanya selalu dijawab 'nanti ya dihubungi setelah H-1'. Normalnya TM itu langsung datang ke venue, lihat venue, diarahkan. Dari situ saya curiga,\" tuturnya.",
"source": {
"uri": "megapolitan.kompas.com",
"dataType": "news",
"title": "KOMPAS.com"
},
"authors": [],
"concepts": [
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Aldi",
"type": "org",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Aldi"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Wedding",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Wedding"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Bekasi",
"type": "loc",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Bekasi"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Bekasi"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Metro_(city)",
"type": "loc",
"score": 4,
"label": {
"eng": "Metro (city)"
},
"location": null
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Indonesian_rupiah",
"type": "wiki",
"score": 4,
"label": {
"eng": "Indonesian rupiah"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/East_Jakarta",
"type": "loc",
"score": 4,
"label": {
"eng": "East Jakarta"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "East Jakarta"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/South_Bekasi",
"type": "loc",
"score": 3,
"label": {
"eng": "South Bekasi"
},
"location": null
},
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Kompas.com",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Kompas.com"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Cakung",
"type": "loc",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Cakung"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Cakung"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Jakarta",
"type": "loc",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Jakarta"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Jakarta"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/West_Java",
"type": "loc",
"score": 3,
"label": {
"eng": "West Java"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "West Java"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Digital_data",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Digital data"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Money",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Money"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Instagram",
"type": "org",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Instagram"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Police",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Police"
}
},
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Pembawa_acara",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Pembawa acara"
}
}
],
"categories": [
{
"uri": "news/Business",
"label": "news/Business",
"wgt": 70
}
],
"image": "https://asset.kompas.com/crops/nkLe1DKdHTGnkRVNWa6jY7YFa9M=/63x0:982x613/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/05/24/6a13270189ee0.jpg",
"eventUri": "ind-1176723",
"sentiment": null,
"wgt": 517356700,
"relevance": 1
},
{
"uri": "9231666037",
"lang": "ind",
"isDuplicate": false,
"date": "2026-05-24",
"time": "22:10:12",
"dateTime": "2026-05-24T22:10:12Z",
"dateTimePub": "2026-05-24T22:01:25Z",
"dataType": "news",
"sim": 0.7215686440467834,
"url": "https://news.okezone.com/read/2026/05/25/338/3220438/prakiraan-cuaca-di-jakarta-hujan-sore-hari",
"title": "Prakiraan Cuaca di Jakarta, Hujan Sore Hari : Okezone News",
"body": "JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada Senin (25/5/2026).\n\nMelalui akun Instagram resminya @infoBMKG, BMKG memperkirakan cuaca Jakarta akan cerah berawan pada pagi hari. Kondisi tersebut diprediksi bertahan hingga siang hari.\n\nPerubahan cuaca diperkirakan terjadi pada sore hari, ketika seluruh wilayah DKI Jakarta diguyur hujan dengan intensitas sedang, kecuali Kepulauan Seribu.\n\nKondisi hujan tersebut diperkirakan masih berlanjut hingga malam hari. Sementara itu, di wilayah Kepulauan Seribu, cuaca pada malam hari diprakirakan berawan.",
"source": {
"uri": "news.okezone.com",
"dataType": "news",
"title": "https://news.okezone.com/"
},
"authors": [],
"concepts": [
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Meteorology,_Climatology,_and_Geophysical_Agency",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Meteorology, Climatology, and Geophysical Agency"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Jakarta",
"type": "loc",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Jakarta"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Jakarta"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Weather_forecasting",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Weather forecasting"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Weather",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Weather"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Instagram",
"type": "org",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Instagram"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Rain",
"type": "loc",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Rain"
},
"location": null
}
],
"categories": [
{
"uri": "news/Arts_and_Entertainment",
"label": "news/Arts and Entertainment",
"wgt": 53
}
],
"image": "https://img.okezone.com/content/2026/05/24/338/3220438/hujan-GC0X_large.jpg",
"eventUri": "ind-1176012",
"sentiment": null,
"wgt": 517356612,
"relevance": 1
},
{
"uri": "9231665913",
"lang": "ind",
"isDuplicate": false,
"date": "2026-05-24",
"time": "22:10:03",
"dateTime": "2026-05-24T22:10:03Z",
"dateTimePub": "2026-05-24T22:09:48Z",
"dataType": "news",
"sim": 0,
"url": "https://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-berpeluang-menguat-terbatas-pada-senin-255-cek-rekomendasi-saham-berikut",
"title": "IHSG Berpeluang Menguat Terbatas pada Senin (25/5), Cek Rekomendasi Saham Berikut",
"body": "Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Herlina Kartika Dewi\n\nKONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak menguat terbatas pada perdagangan Senin (24/5/2026).\n\nVP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi memperkirakan, IHSG pada Senin (25/5/2026)akan bergerak mixed cenderung menguat terbatas dalam rentang level support 5.909 dan resistance 6.305, dengan indikator RSI mulai terjadi pembalikan arah di zona oversold.\n\nMenurut Audi, pasar akan dipengaruhi sentimen pernyataan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio yang mengatakan adanya kemajuan pembicaraan damai dengan Iran, sehingga pasar akan cenderung berspekulasi positif.\n\nBaca Juga: Menilik Dampak Rebalancing FTSE terhadap Pergerakan IHSG Pekan Depan\n\n\"Dari dalam negeri, pasar akan cenderung wait and see seiring dengan pergerakan rupiah yang dikhawatirkan melanjutkan pelemahan dan hari bursa yang lebih singkat,\" katanya kepada KONTAN, Minggu (24/5/2026).\n\nAnalis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda menambahkan, IHSG secara teknikal saat ini sudah berada di area support psikologis yang cukup penting, mendekati level terendah saat market shock 2025 di kisaran 5.800-5.900.\n\nDengan kondisi yang sudah cukup oversold, peluang technical rebound pada awal pekan tetap terbuka selama IHSG mampu bertahan di atas area support tersebut.\n\nUntuk Senin (25/5/2026), IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang 5.900-6.300, dengan area resistance berada di kisaran 6.300-6.400.\n\nMenurut Reza, pasar masih akan mencermati perkembangan terkait regulasi sentralisasi ekspor komoditas strategis, terutama mengenai mekanisme dan implementasinya yang sejauh ini masih memunculkan berbagai interpretasi dari sejumlah pihak.\n\nDi sisi lain, pasar juga menantikan rebalancing indeks MSCI yang efektif pada 29 Mei 2026.\n\nBaca Juga: FTSE Russel Coret 4 Saham Indonesia, Dana Asing Bisa Kabur\n\n\"Potensi capital outflow masih perlu diwaspadai, khususnya pada saham-saham yang terdampak pengurangan bobot indeks,\" paparnya.\n\nReza merekomendasikan buy on break di Rp 490 per saham untuk MBMA dengan target resistance Rp 496 - 505 per saham. Rekomendasi beli untuk ESSA dengan target resistance Rp 725 - Rp 750 per saham. Sementara, rekomendasi trading buy untuk CPIN dengan target resistance Rp 4.400 - Rp 4.500 per saham.\n\nSedangkan Audi merekomendasikan speculative buy untuk INKP dan MBMA pada perdagangan Senin (25/5/2026). Untuk INKP, support ada di Rp 7.600 per saham dan resistance Rp 8.650 per saham. Sementara, MBMA support ada di Rp 420 per saham dan resistance Rp 550 per saham.\n\nAsal tahu saja, IHSG ditutup menguat 67,10 poin atau 1,10% ke 6.162,04 pada akhir perdagangan Jumat (22/5/2026). Meski begitu, IHSG masih mengakumulasi penurunan 8,35% dalam sepekan.\n\nCek Berita dan Artikel yang lain di Google News\n\nINDEKS BERITA Tag Berita Terkait Insight Ambruk 8 Hari Beruntun, IHSG Rentan Menjebol 6.000, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini momsmoney.id IHSG Masih Melemah, Cek Rekomendasi Saham dari BRI Danareksa Sekuritas (22/5) Investasi Permintaan Emas Melonjak, Cek Rekomendasi Saham BRMS, ANTM, & ARCI momsmoney.id IHSG Diproyeksi Lanjut Melemah, Cek Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas (18/5) momsmoney.id IHSG Masih Rawan Koreksi, Cek Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas Hari Ini (21/5) Investasi Cek Rekomendasi Saham CPIN, JPFA, MAIN untuk Perdagangan Senin (18/5/2026)\n\nReporter: Pulina Nityakanti\n\nEditor: Herlina Kartika Dewi",
"source": {
"uri": "investasi.kontan.co.id",
"dataType": "news",
"title": "kontan.co.id"
},
"authors": [
{
"uri": "grahanusa_mediatama@investasi.kontan.co.id",
"name": "Grahanusa Mediatama",
"type": "author",
"isAgency": false
}
],
"concepts": [
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Market_(economics)",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Market (economics)"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/IDX_Composite",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "IDX Composite"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Indonesian_rupiah",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Indonesian rupiah"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Audi",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Audi"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/FTSE_Group",
"type": "org",
"score": 3,
"label": {
"eng": "FTSE Group"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Vice_president",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Vice president"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Marco_Rubio",
"type": "person",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Marco Rubio"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/United_States_Secretary_of_State",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "United States Secretary of State"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Trade",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Trade"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Iran",
"type": "loc",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Iran"
},
"location": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Iran"
}
}
},
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Danareksa",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Danareksa"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Saham_Club",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Saham Club"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Bank_Rakyat_Indonesia",
"type": "org",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Bank Rakyat Indonesia"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/MSCI",
"type": "org",
"score": 2,
"label": {
"eng": "MSCI"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Psychology",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Psychology"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Export",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Export"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Indonesia",
"type": "loc",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Indonesia"
},
"location": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Media_Nusantara_Citra",
"type": "org",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Media Nusantara Citra"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Bank_Negara_Indonesia",
"type": "org",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Bank Negara Indonesia"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Investment",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Investment"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Google",
"type": "org",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Google"
}
}
],
"categories": [
{
"uri": "news/Business",
"label": "news/Business",
"wgt": 77
}
],
"image": "https://foto.kontan.co.id/CpNHBXNyL7GLKHbYGTB8RFZh0hQ=/smart/2026/04/08/2012918295p.jpg",
"eventUri": null,
"sentiment": null,
"wgt": 517356603,
"relevance": 1
},
{
"uri": "9231665914",
"lang": "ind",
"isDuplicate": false,
"date": "2026-05-24",
"time": "22:09:58",
"dateTime": "2026-05-24T22:09:58Z",
"dateTimePub": "2026-05-24T22:09:48Z",
"dataType": "news",
"sim": 0,
"url": "https://investasi.kontan.co.id/news/pasar-saham-ambrol-ihsg-minggu-3-mei-2026-paling-buruk-di-tingkat-global",
"title": "Pasar Saham Ambrol, IHSG Minggu 3 Mei 2026 Paling Buruk Di Tingkat Global",
"body": "Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto\n\nKONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan berat menyebabkan pasar saham Indonesia sepanjang pekan ketiga Mei 2026 ambrol. Bahkan, kinerja pasar saham Indonesia paling jeblok dibandingkan negara lain di dunia.\n\nIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menjadi perhatian pelaku pasar setelah mengalami tekanan cukup dalam sepanjang tahun 2026.\n\nMeski sempat rebound pada perdagangan Jumat (22/5/2026), IHSG masih mencatatkan performa terburuk dibandingkan indeks saham negara lain berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI).\n\nPada penutupan perdagangan Jumat, IHSG menguat 67,10 poin atau 1,10% ke level Rp 6.162,04. Sebanyak 449 saham menguat, 251 saham melemah, dan 118 saham stagnan.\n\nNamun, penguatan tersebut belum mampu mengangkat kinerja mingguan IHSG yang masih turun 8,35% dalam sepekan terakhir.\n\nIHSG sendiri merupakan indikator utama yang mencerminkan kinerja seluruh saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Indeks ini juga dikenal sebagai IDX Composite Index.\n\nBEI secara rutin membandingkan performa IHSG dengan indeks saham dari 34 negara lainnya dalam laporan statistik harian.\n\nTonton: BMKG Warning! El Nino Kuat Diprediksi Hantam Indonesia Mulai Juni 2026\n\nIHSG Jadi yang Terburuk di ASEAN\n\nBerdasarkan data year-to-date hingga 22 Mei 2026, IHSG tercatat turun 28,74%. Angka tersebut menjadikan IHSG sebagai indeks saham dengan performa terburuk di kawasan ASEAN.\n\nBEI mencatat indeks saham negara ASEAN yang meliputi Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.\n\nPosisi di atas Indonesia ditempati oleh indeks saham Filipina atau PSEi Index yang hanya turun 1,51% ke level 5.961,40.\n\nSementara itu, indeks saham Thailand atau SET Index justru menjadi yang terbaik di ASEAN dengan kenaikan 22,15% ke level 1.538,67.\n\nTonton: Prabowo Kumpulkan Tokoh Era SBY, Belajar Cara Hadapi Ancaman Krisis Ekonomi\n\nKinerja IHSG Kalah dari Asia Pasifik\n\nJika dibandingkan dengan negara-negara Asia Pasifik seperti Australia, China, Hong Kong, India, Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan, posisi IHSG juga masih tertinggal jauh.\n\nIHSG berada di peringkat ke-13 atau posisi terbawah dalam daftar performa indeks saham Asia Pasifik.\n\nDi atas Indonesia terdapat indeks saham India, S&P BSE SENSEX Index, yang turun 11,53% ke level 75.392,49.\n\nSementara itu, indeks saham Korea Selatan atau KOSPI menjadi yang terbaik di kawasan Asia Pasifik dengan kenaikan fantastis mencapai 86,22% ke level 7.847,71.\n\nBaca Juga: Aluminium, Timah, dan Nikel Masih Berpeluang Reli pada Kuartal III-2026\n\nIHSG Jadi yang Terburuk Secara Global\n\nSecara global, IHSG juga tercatat menjadi indeks saham dengan performa paling lemah dibandingkan 34 negara lainnya yang dipantau BEI.\n\nIndonesia berada di posisi ke-35 atau peringkat terakhir dalam daftar performa indeks saham dunia.\n\nNegara yang berada satu tingkat di atas Indonesia adalah India.\n\nAdapun indeks saham Korea Selatan masih menjadi yang terbaik secara global, sedangkan SET Index Thailand berada di posisi keempat dunia.\n\nSementara itu, indeks saham Amerika Serikat, Dow Jones Industrial Average, mencatatkan kenaikan 4,62% ke level 50.285,66 dan berada di posisi ke-17 global.\n\nIndeks saham Inggris, FTSE 100 Index, juga menguat 5,56% menjadi 10.483,17 dan menempati posisi ke-15 dunia.\n\nTekanan terhadap IHSG sepanjang tahun ini dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari pelemahan rupiah, arus keluar dana asing (foreign outflow), hingga tingginya volatilitas pasar global.\n\nSelain itu, sentimen terhadap kebijakan ekonomi domestik dan kekhawatiran investor terhadap kondisi pasar turut memberi tekanan terhadap pergerakan indeks saham Indonesia.\n\nSumber: https://www.kompas.com/tren/read/2026/05/23/200000365/perbandingan-ihsg-dengan-indeks-saham-negara-lain-jadi-yang-terburuk?page=all#page2.\n\nCek Berita dan Artikel yang lain di Google News\n\nINDEKS BERITA Tag Berita Terkait Investasi Pasar Saham Bergejolak, Rebalancing Indeks MSCI Jadi Pemicu Utama Koreksi IHSG Investasi Peringatan MSCI & FTSE: Popularitas Pasar Saham Indonesia Terancam Pudar? Investasi Pasar Saham Melemah, Arah IHSG Masih dalam Tren Bearish Investasi Hati-Hati, Kenaikan Suku Bunga Acuan BI Berpotensi Menekan Pasar Saham Insight Rupiah Sentuh Rekor Terburuk, Pasar Saham Terjun Bebas, Simak Proyeksi IHSG Hari Ini Investasi Menilik Dampak Rencana Pembentukan Badan Ekspor Komoditas ke Pasar Saham\n\nReporter: Adi Wikanto\n\nEditor: Adi Wikanto",
"source": {
"uri": "investasi.kontan.co.id",
"dataType": "news",
"title": "kontan.co.id"
},
"authors": [
{
"uri": "grahanusa_mediatama@investasi.kontan.co.id",
"name": "Grahanusa Mediatama",
"type": "author",
"isAgency": false
}
],
"concepts": [
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/ASEAN",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "ASEAN"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/IDX_Composite",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "IDX Composite"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Indonesia_Stock_Exchange",
"type": "org",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Indonesia Stock Exchange"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Stock_market_index",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Stock market index"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Exchange_(organized_market)",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Exchange (organized market)"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Trade",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Trade"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Indonesia",
"type": "loc",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Indonesia"
},
"location": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Asia–Pacific",
"type": "loc",
"score": 4,
"label": {
"eng": "Asia–Pacific"
},
"location": null
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Thailand",
"type": "loc",
"score": 4,
"label": {
"eng": "Thailand"
},
"location": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Thailand"
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Market_(economics)",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Market (economics)"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Indonesian_rupiah",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Indonesian rupiah"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Philippines",
"type": "loc",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Philippines"
},
"location": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Philippines"
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/South_Korea",
"type": "loc",
"score": 3,
"label": {
"eng": "South Korea"
},
"location": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "South Korea"
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/India",
"type": "loc",
"score": 3,
"label": {
"eng": "India"
},
"location": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "India"
}
}
},
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Republik_Rakyat_Tiongkok",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Republik Rakyat Tiongkok"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Taiwan_(island)",
"type": "loc",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Taiwan (island)"
},
"location": null
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Susilo_Bambang_Yudhoyono",
"type": "person",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Susilo Bambang Yudhoyono"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Economy",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Economy"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Hong_Kong",
"type": "loc",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Hong Kong"
},
"location": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Hong Kong"
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Vietnam",
"type": "loc",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Vietnam"
},
"location": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Vietnam"
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Singapore",
"type": "loc",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Singapore"
},
"location": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Singapore"
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Malaysia",
"type": "loc",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Malaysia"
},
"location": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Malaysia"
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Japan",
"type": "loc",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Japan"
},
"location": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Japan"
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Australia",
"type": "loc",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Australia"
},
"location": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Australia"
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Saham_Club",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Saham Club"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/FTSE_Group",
"type": "org",
"score": 1,
"label": {
"eng": "FTSE Group"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Tin",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Tin"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Indonesian_language",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Indonesian language"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/FTSE_100_Index",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "FTSE 100 Index"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Dow_Jones_Industrial_Average",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Dow Jones Industrial Average"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Aluminium",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Aluminium"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Export",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Export"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Investor",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Investor"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Investment",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Investment"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Google",
"type": "org",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Google"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Nickel",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Nickel"
}
}
],
"categories": [
{
"uri": "news/Business",
"label": "news/Business",
"wgt": 93
}
],
"image": "https://foto.kontan.co.id/_denEESOu-91KjaDV9uZPB_j-G8=/smart/2024/11/14/80026271p.jpg",
"eventUri": null,
"sentiment": null,
"wgt": 517356598,
"relevance": 1
},
{
"uri": "9231664283",
"lang": "ind",
"isDuplicate": false,
"date": "2026-05-24",
"time": "22:07:32",
"dateTime": "2026-05-24T22:07:32Z",
"dateTimePub": "2026-05-24T22:07:19Z",
"dataType": "news",
"sim": 0,
"url": "https://wolipop.detik.com/love/d-8502709/ramalan-zodiak-25-mei-leo-harus-jujur-virgo-jangan-merasa-paling-benar",
"title": "Ramalan Zodiak 25 Mei: Leo Harus Jujur, Virgo Jangan Merasa Paling Benar",
"body": "Ramalan Zodiak Cancer, Leo, dan Virgo: Temukan peruntungan, keuangan, dan asmara Anda. Dapatkan tips untuk sukses dan menjaga hubungan yang harmonis.\n\nRamalan Zodiak Cancer\n\nPeruntungan: Raihlah kesuksesan setinggi mungkin, tetapi jangan melupakan mereka yang pernah berjasa membantu perjalanan Anda selama ini.\n\nKeuangan: Banyak pihak mulai simpatik dengan cara kerja Anda. Pertahankan konsistensi dan jangan cepat terlena.\n\nAsmara: Pasangan sedang dilanda kegelisahan sehingga perlu lebih dimengerti. Hindari terus membahas sikapnya yang tak sesuai harapan agar suasana tak makin berat.\n\nRamalan Zodiak Leo\n\nPeruntungan: Jalankan segala urusan sesuai tahapan yang berlaku. Hindari jalan pintas karena hasil yang baik tetap membutuhkan proses yang benar.\n\nKeuangan: Kondisi finansial masih bergerak sesuai harapan sehingga bisa dijalani dengan lebih tenang dan optimis.\n\nAsmara: Kejujuran tetap harus diutamakan. Niat baik sekalipun bisa melukai hati pasangan jika dirinya merasa selama ini dibohongi.\n\nRamalan Zodiak Virgo\n\nPeruntungan: Jangan merasa selalu paling benar. Dengarkan penjelasan dan kritik dari sekitar karena masukan mereka bisa membantu memperbaiki langkah Anda.\n\nKeuangan: Ada saja orang yang mencoba menjahili, tetapi tak perlu ditanggapi dengan emosi.\n\nAsmara: Tak ada salahnya bicara dari hati ke hati. Jika sama-sama mempertahankan ego, masalah justru makin sulit diselesaikan.",
"source": {
"uri": "wolipop.detik.com",
"dataType": "news",
"title": "wolipop"
},
"authors": [],
"concepts": [
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Cancer_(constellation)",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Cancer (constellation)"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Divination",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Divination"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Zodiac",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Zodiac"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Leo_(constellation)",
"type": "wiki",
"score": 4,
"label": {
"eng": "Leo (constellation)"
}
},
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Asmara",
"type": "wiki",
"score": 4,
"label": {
"eng": "Asmara"
}
},
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Virgo",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Virgo"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Liver",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Liver"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Emotion",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Emotion"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Ada,_Oklahoma",
"type": "loc",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Ada, Oklahoma"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Ada, Oklahoma"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "United States"
}
}
}
}
],
"categories": [],
"image": "https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/04/07/zodiak-aries-1775549095129_169.jpeg?wid=60&w=1200&v=1&t=jpeg",
"eventUri": null,
"sentiment": null,
"wgt": 517356452,
"relevance": 1
},
{
"uri": "9231664282",
"lang": "ind",
"isDuplicate": false,
"date": "2026-05-24",
"time": "22:07:31",
"dateTime": "2026-05-24T22:07:31Z",
"dateTimePub": "2026-05-24T22:07:19Z",
"dataType": "news",
"sim": 0,
"url": "https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8503277/pantesan-banyak-yang-hipertensi-ternyata-tak-semua-garam-rasanya-asin",
"title": "Pantesan Banyak yang Hipertensi, Ternyata Tak Semua Garam Rasanya Asin",
"body": "Banyak orang merasa sudah membatasi makan makanan asin, tetapi tanpa sadar asupan garam harian mereka sebenarnya sudah berlebih. Bahkan kaget ketika dicek, tekanan darah mereka jauh tinggi di atas ambang normal.\n\nDokter spesialis jantung dan pembuluh darah, Prof Dr dr Antonia Anna Lukito, SpJP(K), FIHA, FAPSIC, FAsCC, FSCAI dari Siloam Hospitals Lippo Village mengatakan bahwa garam atau natrium kadang bisa 'bersembunyi' di makanan atau minuman tertentu.\n\n\"Ya memang dari Perhimpunan Hipertensi Indonesia (PERHI) juga menyarankan asupan garam sebaiknya 2,5 gram per hari,\" kata Prof Antonia kepada detikcom saat ditemui di Kabupaten Tangerang, Senin (18/5/2026).\n\n\"Jangan lupa ya, garam itu tidak selalu asin. Banyak orang terjebak kalau asin takut, sehingga ngurangi asin. Padahal banyak bahan pengawet, penyedap, bahkan pada minuman bersoda itu mengandung garam,\" sambungnya.\n\nProf Antonia menekankan molekul-molekul garam bisa berfungsi banyak sekali, tidak hanya sebagai pemberi rasa asin, sehingga diperlukan kewaspadaan dalam mengonsumsi dengan cara melihat label gizi di balik produk.",
"source": {
"uri": "health.detik.com",
"dataType": "news",
"title": "detik Health"
},
"authors": [
{
"uri": "devandra_abi_prasetyo@health.detik.com",
"name": "Devandra Abi Prasetyo",
"type": "author",
"isAgency": false
}
],
"concepts": [
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Garam",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Garam"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Food",
"type": "wiki",
"score": 4,
"label": {
"eng": "Food"
}
},
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Dokter_spesialis",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Dokter spesialis"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Blood_vessel",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Blood vessel"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Blood_pressure",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Blood pressure"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Heart",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Heart"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Lippo_Village",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Lippo Village"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Hypertension",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Hypertension"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Sodium",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Sodium"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Drink",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Drink"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Indonesia",
"type": "loc",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Indonesia"
},
"location": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Tangerang_Regency",
"type": "loc",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Tangerang Regency"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Tangerang Regency"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Molecule",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Molecule"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Nutrition",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Nutrition"
}
}
],
"categories": [
{
"uri": "news/Health",
"label": "news/Health",
"wgt": 58
}
],
"image": "https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2023/10/18/ilustrasi-garam_169.jpeg?wid=60&w=1200&v=1&t=jpeg",
"eventUri": null,
"sentiment": null,
"wgt": 517356451,
"relevance": 1
},
{
"uri": "9231664281",
"lang": "ind",
"isDuplicate": false,
"date": "2026-05-24",
"time": "22:07:30",
"dateTime": "2026-05-24T22:07:30Z",
"dateTimePub": "2026-05-24T22:07:19Z",
"dataType": "news",
"sim": 0,
"url": "https://food.detik.com/info-sehat/d-8502928/7-nutrisi-wajib-untuk-perempuan-bantu-jaga-kesehatan-jangka-panjang",
"title": "7 Nutrisi Wajib untuk Perempuan, Bantu Jaga Kesehatan Jangka Panjang",
"body": "Perempuan perlu menjaga kesehatannya dengan mengonsumsi makanan yang tepat. Penuhi kebutuhan 7 nutrisi ini demi menjaga kesehatan jangka panjang.\n\nMenjaga kesehatan menjadi tantangan besar bagi perempuan yang harus membagi waktu antara pekerjaan, keluarga, dan berbagai tanggung jawab lain.\n\nAkibatnya, pola makan jadi terabaikan, padahal nutrisi yang tepat berperan penting untuk menjaga energi dan kesehatan jangka panjang.\n\nMenurut Dr. Isha Nandal dari bidang ginekologi, nutrisi sebaiknya dipandang sebagai investasi kesehatan, bukan hanya solusi ketika tubuh sudah bermasalah. Pola makan seimbang membantu menjaga kebugaran, fungsi tubuh, hingga kesehatan mental.\n\nMelansir dari Health Shots (19/5), berikut tujuh nutrisi penting yang perlu diperhatikan oleh perempuan.\n\nProtein berperan penting dalam menjaga kekuatan otot, mendukung produksi hormon, dan membantu pemulihan tubuh. Sumbernya bisa berasal dari telur, ikan, susu, yoghurt, kacang-kacangan, hingga lentil.\n\nKekurangan zat besi cukup umum terjadi pada perempuan dan dapat menyebabkan kelelahan, lemas, hingga daya tahan tubuh menurun. Konsumsi sayuran hijau hingga kurma dapat membantu menjaga kadarnya tetap stabil.\n\nKesehatan tulang sangat penting, terutama dalam jangka panjang. Susu, yoghurt, serta paparan sinar matahari membantu menjaga kepadatan tulang dan mencegah risiko gangguan tulang perempuan di masa tua.\n\nLemak sehat dibutuhkan untuk fungsi hormon, kesehatan reproduksi, dan kinerja otak. Sumbernya antara lain kacang-kacangan, biji-bijian, alpukat, dan ikan kaya omega-3.\n\nAir berperan penting dalam pencernaan, metabolisme, hingga energi dan konsentrasi. Kekurangan cairan dapat menyebabkan tubuh mudah lelah, sakit kepala, dan sulit fokus.\n\nPola makan yang tidak teratur dapat mengganggu metabolisme dan menyebabkan fluktuasi energi serta gula darah. Makan secara teratur membantu menjaga energi tetap stabil sepanjang hari.\n\nSerat dari buah, sayur, dan biji-bijian membantu jaga kesehatan pencernaan dan metabolisme. Sebaliknya, makanan ultra-proses sebaiknya dibatasi karena dapat memicu peradangan dan risiko kesehatan jangka panjang.",
"source": {
"uri": "food.detik.com",
"dataType": "news",
"title": "detik food"
},
"authors": [
{
"uri": "dita_aliccia_armadani@food.detik.com",
"name": "Dita Aliccia Armadani",
"type": "author",
"isAgency": false
}
],
"concepts": [
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Nutrition",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Nutrition"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Health",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Health"
}
},
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Diet",
"type": "wiki",
"score": 4,
"label": {
"eng": "Diet"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Milk",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Milk"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Physician",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Physician"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Bone",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Bone"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Energy",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Energy"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Food",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Food"
}
},
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Sayuran",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Sayuran"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Human_iron_metabolism",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Human iron metabolism"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Egg",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Egg"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Yogurt",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Yogurt"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Hormone",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Hormone"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Legume",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Legume"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Protein",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Protein"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Muscle",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Muscle"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Fish",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Fish"
}
},
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Gula_darah",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Gula darah"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Fruit_(plant_structure)",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Fruit (plant structure)"
}
},
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Avokad",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Avokad"
}
}
],
"categories": [
{
"uri": "news/Health",
"label": "news/Health",
"wgt": 94
}
],
"image": "https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/05/24/ilustrasi-perempuan-makan-sehat-1779602260167_169.jpeg?wid=60&w=1200&v=1&t=jpeg",
"eventUri": null,
"sentiment": null,
"wgt": 517356450,
"relevance": 1
},
{
"uri": "9231664135",
"lang": "ind",
"isDuplicate": false,
"date": "2026-05-24",
"time": "22:07:21",
"dateTime": "2026-05-24T22:07:21Z",
"dateTimePub": "2026-05-24T22:07:10Z",
"dataType": "news",
"sim": 0,
"url": "https://www.beritasatu.com/sport/2996883/max-dowman-gunakan-ruang-ganti-terpisah-dengan-pemain-senior-arsenal",
"title": "Max Dowman Gunakan Ruang Ganti Terpisah dengan Pemain Senior Arsenal",
"body": "London, Beritasatu.com -- Wonderkid Arsenal, Max Dowman, ternyata masih harus menggunakan ruang ganti terpisah dari para pemain senior The Gunners meski sudah tampil di level tertinggi sepak bola Inggris musim ini.\n\nPemain berusia 16 tahun tersebut wajib mengikuti aturan Liga Inggris yang mengatur pemain di bawah usia 18 tahun, termasuk penggunaan fasilitas terpisah saat latihan maupun pertandingan bersama tim utama Arsenal.\n\nMeski demikian, Max Dowman justru terus mencuri perhatian publik sepak bola Inggris berkat penampilannya yang matang pada usia sangat muda. Pada laga terakhir musim melawan Crystal Palace, Minggu (24/5/2026), ia bahkan mencatat sejarah sebagai starter termuda dalam sejarah Liga Inggris pada usia 16 tahun 144 hari.\n\nDi balik rekor tersebut, kehidupan Dowman masih jauh dari gambaran pemain profesional senior pada umumnya. Selain tetap bersekolah, ia juga belum sepenuhnya diperbolehkan mengikuti seluruh rutinitas tim utama Arsenal seperti pemain senior lainnya.\n\nMenurut aturan kompetisi Inggris, pemain muda di bawah 18 tahun memiliki perlakuan khusus demi perlindungan dan pengawasan perkembangan mereka.\n\nOleh karena itu, Dowman harus berganti pakaian dan mempersiapkan diri di ruang terpisah sebelum bergabung di lapangan bersama para pemain senior Arsenal.\n\nMeski masih sangat muda, performa Dowman di lapangan menunjukkan kualitas luar biasa. Pada Maret lalu, ia menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah liga setelah mencetak gol dalam kemenangan Arsenal atas Everton.\n\nTidak hanya di kompetisi domestik, Dowman juga lebih dahulu memecahkan rekor di Liga Champions. Ia menjadi pemain termuda dalam sejarah kompetisi tersebut setelah tampil melawan Slavia Praha pada November tahun lalu saat usianya baru 15 tahun 308 hari.\n\nKemunculan Dowman membuat banyak pihak mulai membandingkannya dengan sejumlah jebolan akademi Arsenal yang sukses menembus tim utama sejak usia muda. Namun, Arsenal disebut tetap berhati-hati dalam mengembangkan karier sang pemain agar tidak terbebani ekspektasi terlalu besar.\n\nPelatih Arsenal juga disebut terus memberikan pendampingan khusus kepada Dowman, baik secara teknis maupun mental, mengingat statusnya yang masih remaja dan masih menjalani pendidikan formal.\n\nMeski harus menggunakan ruang ganti terpisah dan menjalani aturan berbeda dari pemain senior, Dowman kini sudah menjadi salah satu talenta muda paling menjanjikan di sepak bola Inggris.",
"source": {
"uri": "beritasatu.com",
"dataType": "news",
"title": "beritasatu.com"
},
"authors": [],
"concepts": [
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Arsenal_F.C.",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Arsenal F.C."
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Premier_League",
"type": "wiki",
"score": 4,
"label": {
"eng": "Premier League"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Association_football",
"type": "wiki",
"score": 4,
"label": {
"eng": "Association football"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Crystal_Palace_F.C.",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Crystal Palace F.C."
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/London",
"type": "loc",
"score": 3,
"label": {
"eng": "London"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "London"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "United Kingdom"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/SK_Slavia_Prague",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "SK Slavia Prague"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Everton_F.C.",
"type": "org",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Everton F.C."
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/UEFA_Champions_League",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "UEFA Champions League"
}
}
],
"categories": [
{
"uri": "news/Business",
"label": "news/Business",
"wgt": 48
}
],
"image": "https://img2.beritasatu.com/cache/beritasatu/960x620-3/2026/03/1774423494-1024x683.webp",
"eventUri": null,
"sentiment": null,
"wgt": 517356441,
"relevance": 1
}
],
"totalResults": 300835,
"page": 1,
"count": 10,
"pages": 30084
}
}