Topics
Countries
Indonesia News
Would you like to access news/blog content published by sources located in Indonesia?
Code example
If you'd like to make a REST call, then make a following POST request:
Endpoint /api/v1/article/getArticles
Request body
{
"sourceLocationUri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Indonesia",
"resultType": "articles",
"apiKey": "API_KEY"
}
If you'd like instead to do a GET request then call:
/api/v1/article/getArticles?sourceLocationUri=http%3A%2F%2Fen.wikipedia.org%2Fwiki%2FIndonesia&resultType=articles&apiKey=API_KEY
Example of JSON response
Below is an example JSON object that you would receive as the result of the request. You can retrieve also additional properties such as concepts, categories, source details, etc. by specifying additional parameters in the request as described on the documentation page.
{
"articles": {
"results": [
{
"uri": "9405464853",
"lang": "ind",
"isDuplicate": false,
"date": "2026-07-24",
"time": "07:22:21",
"dateTime": "2026-07-24T07:22:21Z",
"dateTimePub": "2026-07-24T07:15:00Z",
"dataType": "news",
"sim": 0,
"url": "https://www.suaramerdeka.com/nasional/0417415667/reshuffle-kejagung-dimulai-burhanuddin-lantik-asep-nana-mulyana-jadi-wakil-jaksa-agung-dan-kuntadi-pimpin-jampidsus",
"title": "Reshuffle Kejagung Dimulai, Burhanuddin Lantik Asep Nana Mulyana Jadi Wakil Jaksa Agung dan Kuntadi Pimpin Jampidsus",
"body": "SUARAMERDEKA.COM - Jaksa Agung ST Burhanuddin melakukan perombakan di jajaran elite Kejaksaan Agung dengan melantik sejumlah pejabat tinggi yang akan mengisi posisi-posisi strategis di Korps Adhyaksa.\n\nPergantian ini menjadi bagian dari upaya memperkuat mesin penegakan hukum di tengah tingginya ekspektasi publik terhadap kinerja Kejaksaan.\n\nDua posisi yang paling menjadi sorotan adalah pengangkatan Asep Nana Mulyana sebagai Wakil Jaksa Agung serta Kuntadi yang resmi dipercaya memimpin Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), unit yang selama ini menjadi ujung tombak penanganan perkara korupsi dan kejahatan khusus.\n\nPelantikan digelar di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (24/7/2026). Seluruh pengangkatan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto atas usulan Jaksa Agung ST Burhanuddin.\n\nBaca Juga: Rekam Jejak Matheus Fornazari Calon Striker Asing Baru PSS Sleman, Tinggi 2 Meter, Jebolan Thai League\n\nSelain Asep Nana dan Kuntadi, Jaksa Agung juga melantik sejumlah pejabat lain untuk mengisi jabatan strategis, yakni Leonard Ebenezer Simanjuntak sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum), Harli Siregar sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Agung, Patris Yusrian Jaya sebagai Kepala Badan Pemulihan Aset, serta Hermon Dekristo sebagai Staf Ahli Bidang Politik, Keamanan, dan Penegakan Hukum.\n\nAsep Nana Mulyana menegaskan jabatan yang kini diembannya merupakan amanah besar untuk memastikan seluruh kebijakan strategis Jaksa Agung berjalan efektif.\n\nMenurutnya, tantangan penegakan hukum ke depan akan semakin kompleks. Karena itu, Jaksa Agung meminta seluruh jajaran memperkuat koordinasi dan sinergi, baik di internal Kejaksaan maupun dengan lembaga penegak hukum lainnya.\n\n\"Kami diminta oleh Jaksa Agung untuk terus bersinergi, koordinasi antarlintas bidang, termasuk di internal kami untuk pelaksanaan tugas-tugas ke depan. Tentu tantangan akan semakin berat,\" katanya.\n\nBaca Juga: Bursa Transfer Liga Inggris 2026/2027 Terbaru: Kejutan Chelsea, Man United Cuci Gudang Bintang!\n\nAsep juga mengakui tingginya harapan masyarakat terhadap Kejaksaan Agung, terutama dalam menangani berbagai perkara besar.\n\nIa memastikan jajaran pimpinan baru akan berupaya menghadirkan penegakan hukum yang tegas tanpa mengabaikan prinsip keadilan dan sisi kemanusiaan.\n\n\"Mohon dukungan dan doa dari teman-teman media serta masyarakat terhadap tugas-tugas ke depan dalam rangka memberikan pelayanan hukum yang baik kepada masyarakat,\" tutupnya.\n\nPerombakan di jajaran pimpinan Kejaksaan Agung ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah tuntutan publik agar institusi penegak hukum semakin efektif dalam mengusut perkara-perkara strategis, khususnya kasus korupsi yang menjadi perhatian nasional.***",
"source": {
"uri": "suaramerdeka.com",
"dataType": "news",
"title": "Suara Merdeka"
},
"authors": [
{
"uri": "modesta_fiska@suaramerdeka.com",
"name": "Modesta Fiska",
"type": "author",
"isAgency": false
}
],
"concepts": [
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Sanitiar_Burhanuddin",
"type": "person",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Sanitiar Burhanuddin"
}
},
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_Wakil_Jaksa_Agung_Republik_Indonesia",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Daftar Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia"
}
},
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_Jaksa_Agung_Indonesia",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Daftar Jaksa Agung Indonesia"
}
},
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Jaksa_Agung_Muda_Bidang_Tindak_Pidana_Khusus",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/President_of_Indonesia",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "President of Indonesia"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Law",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Law"
}
},
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Jaksa_Agung_Muda_Bidang_Tindak_Pidana_Umum",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/PSS_Sleman",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "PSS Sleman"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Prabowo_Subianto",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Prabowo Subianto"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Corruption",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Corruption"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Jakarta",
"type": "loc",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Jakarta"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Jakarta"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Thailand",
"type": "loc",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Thailand"
},
"location": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Thailand"
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Media",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Media"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Kami",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Kami"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Premier_League",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Premier League"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Manchester_United_F.C.",
"type": "org",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Manchester United F.C."
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Chelsea_F.C.",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Chelsea F.C."
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Bursa",
"type": "loc",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Bursa"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Bursa"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Turkey"
}
}
}
}
],
"categories": [
{
"uri": "news/Sports",
"label": "news/Sports",
"wgt": 53
},
{
"uri": "iptc/crime,_law_and_justice",
"label": "iptc/crime, law and justice",
"wgt": 86
}
],
"image": "https://static.promediateknologi.id/crop/72x47:648x430/1200x0/webp/photo/p1/132/2025/03/18/WhatsApp-Image-2025-03-18-at-150156-663572417.jpeg",
"eventUri": null,
"sentiment": null,
"wgt": 522573741,
"relevance": 1
},
{
"uri": "9405464852",
"lang": "ind",
"isDuplicate": false,
"date": "2026-07-24",
"time": "07:22:21",
"dateTime": "2026-07-24T07:22:21Z",
"dateTimePub": "2026-07-24T07:16:51Z",
"dataType": "news",
"sim": 0,
"url": "https://www.suaramerdeka.com/jawa-tengah/0417416245/jawa-tengah-disiapkan-jadi-magnet-investasi-industri-hijau",
"title": "Jawa Tengah Disiapkan Jadi Magnet Investasi Industri Hijau",
"body": "SEMARANG, suaramerdeka.com - Provinsi Jawa Tengah disiapkan untuk menjadi magnet investasi di industri hijau.\n\nIndustri hijau kini menjadi strategi utama untuk menjaga daya saing ekspor, menarik investasi berkualitas, sekaligus memperkuat posisi provinsi ini dalam rantai pasok dunia.\n\nGubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, mengatakan, transformasi menuju industri hijau bukan lagi sekadar agenda masa depan, melainkan kebutuhan mendesak agar industri di Jawa Tengah tetap mampu menembus pasar global dan menarik investasi berkualitas.\n\nBaca Juga: Bursa Transfer Aston Villa: Usai Morgan Rogers ke Chelsea, Nicolas Jackson dan Benoit Badiashile Jadi Target Berikutnya\n\nKarena itu, Pemprov Jawa Tengah mempercepat penerapan industri ramah lingkungan berbasis efisiensi energi dan energi baru terbarukan di seluruh sektor industri.\n\n\"Penerapan green economy dan green industry menjadi prioritas utama kita. Dunia internasional harus melihat, Jawa Tengah serius membangun industri yang berkelanjutan,\" kata Ahmad Luthfi saat membuka Jateng Green Industrial Summit 2026 di Grand Candi Hotel, Semarang, Kamis malam, 23 Juli 2026.\n\nMenurut Ahmad Luthfi, perubahan standar perdagangan dunia menuntut industri beradaptasi.\n\nBaca Juga: Arsenal Siap Bayar Transfer Plus Viktor Gyokeres Demi Julian Alvarez, Bos Atletico Madrid: Not For Sale!\n\nNegara-negara tujuan ekspor kini semakin ketat menerapkan persyaratan produk rendah emisi karbon, sehingga transformasi industri hijau menjadi syarat untuk menjaga daya saing.\n\nIa mengungkapkan, pesan tersebut juga disampaikan perwakilan 41 negara Uni Eropa yang ditemuinya di Solo.\n\n\"Mereka menyampaikan bahwa sustainability, industri hijau, dan energi baru terbarukan sekarang sudah menjadi kebutuhan,\" ujarnya.\n\nBaca Juga: Pexi Kudus Bidik Juara Umum Kapolresta Cup Xiangqi Patiraya 2026, Ajang Pemanasan Porprov 2026\n\nUntuk menjawab tantangan tersebut, Pemprov Jawa Tengah telah memasukkan pengembangan industri hijau sebagai prioritas dalam RPJMD 2025-2029 dan memperkuatnya melalui Pergub Jawa Tengah Nomor 26 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Fasilitasi Industri Hijau.\n\nSelain regulasi, pemerintah juga menyiapkan berbagai insentif bagi kawasan industri maupun perusahaan yang menerapkan prinsip industri hijau, dan memanfaatkan energi baru terbarukan.\n\nTransformasi tersebut, kata Luthfi, harus dilakukan secara menyeluruh. Mulai dari industri kecil, menengah, hingga besar, dengan melibatkan pemerintah kabupaten/kota, perguruan tinggi, serta kawasan industri agar terbentuk ekosistem industri hijau yang kuat.",
"source": {
"uri": "suaramerdeka.com",
"dataType": "news",
"title": "Suara Merdeka"
},
"authors": [
{
"uri": "cun_cahya@suaramerdeka.com",
"name": "Cun Cahya",
"type": "author",
"isAgency": false
}
],
"concepts": [
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Investment",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Investment"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Industry",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Industry"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Central_Java",
"type": "loc",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Central Java"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Central Java"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Energy",
"type": "wiki",
"score": 4,
"label": {
"eng": "Energy"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Semarang",
"type": "loc",
"score": 4,
"label": {
"eng": "Semarang"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Semarang"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Market_(economics)",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Market (economics)"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Strategy",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Strategy"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Province",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Province"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Exchange_(organized_market)",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Exchange (organized market)"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Aston_Villa_F.C.",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Aston Villa F.C."
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Governor",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Governor"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Export",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Export"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Candi_of_Indonesia",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Candi of Indonesia"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Atlético_Madrid",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Atlético Madrid"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Environmentally_friendly",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Environmentally friendly"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Arsenal_F.C.",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Arsenal F.C."
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Hotel",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Hotel"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Chelsea_F.C.",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Chelsea F.C."
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Trade",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Trade"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Regency_(Indonesia)",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Regency (Indonesia)"
}
},
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Kudus",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Kudus"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Greenhouse_gas",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Greenhouse gas"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/European_Union",
"type": "loc",
"score": 1,
"label": {
"eng": "European Union"
},
"location": null
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Surakarta",
"type": "loc",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Surakarta"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Surakarta"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
}
],
"categories": [
{
"uri": "news/Politics",
"label": "news/Politics",
"wgt": 81
},
{
"uri": "iptc/economy,_business_and_finance",
"label": "iptc/economy, business and finance",
"wgt": 81
},
{
"uri": "iptc/science_and_technology",
"label": "iptc/science and technology",
"wgt": 53
},
{
"uri": "iptc/environment",
"label": "iptc/environment",
"wgt": 71
}
],
"image": "https://static.promediateknologi.id/crop/0x0:0x0/1200x0/webp/photo/p1/04/2026/07/24/IMG_20260724_141538-1089347369.jpg",
"eventUri": null,
"sentiment": null,
"wgt": 522573741,
"relevance": 1
},
{
"uri": "9405464628",
"lang": "ind",
"isDuplicate": false,
"date": "2026-07-24",
"time": "07:22:15",
"dateTime": "2026-07-24T07:22:15Z",
"dateTimePub": "2026-07-24T07:19:11Z",
"dataType": "news",
"sim": 0,
"url": "https://money.kompas.com/read/2026/07/24/141911526/kai-logistik-kirim-1425-motor-dari-yogyakarta-selama-libur-kuliah",
"title": "KAI Logistik Kirim 1.425 Motor dari Yogyakarta Selama Libur Kuliah",
"body": "JAKARTA, KOMPAS.com - PT KAI Logistik mencatat peningkatan pengiriman sepeda motor dari Yogyakarta selama masa libur panjang pendidikan.\n\nMelalui layanan KALOG Express, perusahaan mengirimkan sebanyak 1.425 unit sepeda motor dengan total volume mencapai 203 ton pada periode puncak liburan.\n\nManajer Wilayah Tengah KAI Logistik Yudhi Kurniawan mengatakan, lonjakan pengiriman sepeda motor mulai terjadi sejak pekan ketiga Juni dan berlangsung hingga pekan kedua Juli 2026.\n\nBaca juga: Angkutan Barang KAI Logistik Capai 8,7 Juta Ton, Batu Bara Masih Dominan\n\nPeningkatan tersebut didorong oleh tingginya mobilitas mahasiswa dan masyarakat selama masa libur panjang pendidikan.\n\n\"Selama masa puncak liburan yang berlangsung pada dua minggu terakhir Juni hingga dua minggu pertama Juli, rata-rata pengiriman motor meningkat dari sekitar 250 unit per minggu pada awal Juni menjadi sekitar 356 unit per minggu. Pada periode libur panjang tersebut, KALOG Express Yogyakarta berhasil mengirimkan sebanyak 1.425 unit sepeda motor dengan total volume mencapai 203 ton,\" ujar Yudhi dalam keterangan tertulis, Jumat (24/7/2026).\n\nIa menjelaskan, peningkatan juga terlihat pada rata-rata pengiriman harian. Jika pada hari biasa pengiriman mencapai sekitar 36 unit motor per hari, selama puncak liburan jumlahnya meningkat menjadi sekitar 47 unit per hari.\n\nBahkan, pada puncak liburan yang terjadi pada pekan terakhir Juni 2026, pengiriman mencapai sekitar 52 unit sepeda motor per hari.\n\nBaca juga: Libur Sekolah Dongkrak Pengiriman Motor KAI Logistik\n\nMenurut Yudhi, peningkatan pengiriman motor selama libur panjang pendidikan merupakan pola musiman yang terjadi secara konsisten setiap tahun.\n\nTingginya aktivitas perpindahan mahasiswa dari Yogyakarta menuju berbagai daerah menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan permintaan layanan tersebut.\n\nDari sisi tujuan pengiriman, rute yang paling banyak diminati dari Yogyakarta didominasi wilayah barat Pulau Jawa, seperti Jakarta, Bekasi, dan Bandung.\n\nSementara itu, untuk wilayah timur, pengiriman banyak ditujukan ke Kota Malang, Purwokerto, dan Banyuwangi.\n\nBaca juga: KAI Logistik Perkuat Layanan Cold Chain, Angkutan Reefer Melonjak 39 Persen\n\nYudhi mengatakan, pola tersebut mencerminkan tingginya mobilitas mahasiswa maupun masyarakat yang kembali ke daerah asal atau memanfaatkan masa libur untuk bepergian.\n\n\"Mahasiswa dan pemudik memang menjadi segmen pelanggan utama kami di Yogyakarta. Dengan banyaknya mahasiswa yang berdomisili di luar kota, layanan pengiriman motor menjadi alternatif utama dibandingkan harus menempuh perjalanan jauh menggunakan sepeda motor. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang aman, tepat waktu, dan memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam mendukung mobilitas mereka,\" kata Yudhi.\n\nKAI Logistik menyebut terus memperkuat layanan KALOG Express untuk memenuhi kebutuhan pengiriman barang ritel, termasuk sepeda motor.\n\nPerusahaan menawarkan sejumlah layanan, mulai dari tarif kompetitif, kepastian waktu pengiriman melalui Service Level Agreement (SLA), perlindungan asuransi, hingga berbagai program promosi musiman.\n\nBaca juga: KAI Logistik Antisipasi Lonjakan Pengiriman Motor Mahasiswa ke Yogyakarta\n\nKe depan, KAI Logistik menyatakan akan terus meningkatkan kualitas layanan dan kapasitas operasional untuk mengantisipasi kebutuhan logistik masyarakat pada berbagai momentum, termasuk periode libur panjang dan musim mudik.\n\nMelalui pengembangan layanan yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan, KALOG Express ditargetkan tetap menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk layanan pengiriman sepeda motor.",
"source": {
"uri": "money.kompas.com",
"dataType": "news",
"title": "KOMPAS.com"
},
"authors": [
{
"uri": "sakina_rakhma_diah_setiawan@money.kompas.com",
"name": "Sakina Rakhma Diah Setiawan",
"type": "author",
"isAgency": false
}
],
"concepts": [
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Mahasiswa",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Mahasiswa"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Special_Region_of_Yogyakarta",
"type": "loc",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Special Region of Yogyakarta"
},
"location": null
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Logistics",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Logistics"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Education",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Education"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Motorcycle",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Motorcycle"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Kereta_Api_Indonesia",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Kereta Api Indonesia"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Kompas",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Kompas"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Corporation",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Corporation"
}
},
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Banyuwangi",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Banyuwangi"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Mudik",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Mudik"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Purwokerto_railway_station",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Purwokerto railway station"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Java",
"type": "loc",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Java"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Java"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Insurance",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Insurance"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Bandung",
"type": "loc",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Bandung"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Bandung"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Bekasi",
"type": "loc",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Bekasi"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Bekasi"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Jakarta",
"type": "loc",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Jakarta"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Jakarta"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Malang",
"type": "loc",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Malang"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Malang"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
}
],
"categories": [
{
"uri": "news/Business",
"label": "news/Business",
"wgt": 69
},
{
"uri": "iptc/science_and_technology",
"label": "iptc/science and technology",
"wgt": 80
}
],
"image": "https://asset.kompas.com/crops/v6X8jY7WMqcHJX_OidvmcwMUrNI=/0x213:2560x1920/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815e7ef28.png,0,-0,1)/data/photo/2025/03/26/67e3ba83a28d0.jpeg",
"eventUri": null,
"sentiment": null,
"wgt": 522573735,
"relevance": 1
},
{
"uri": "9405464607",
"lang": "ind",
"isDuplicate": false,
"date": "2026-07-24",
"time": "07:22:15",
"dateTime": "2026-07-24T07:22:15Z",
"dateTimePub": "2026-07-24T07:00:03Z",
"dataType": "news",
"sim": 0,
"url": "https://style.tribunnews.com/life/377566/secret-garden-tawangmangu-jateng-2026-hidden-gem-1100-mdpl-untuk-keluarga-si-doi",
"title": "Secret Garden Tawangmangu, Jateng 2026: Hidden Gem 1.100 MDPL untuk Keluarga & si Doi",
"body": "DESTINASI WISATA - Beragam aktivitas dan spot di area Wana Wisata Sekipan, Tawangmangu, Karanganyar\n\nLiburan akhir pekan ke Sekipan Tawangmangu, Jawa Tengah 2026! Pas buat keluarga, romantis bareng si doi, dan serunya camping di alam sejuk.\n\nTRIBUNSTYLE.COM, TAWANGMANGU - Tersembunyi di balik megahnya lereng Gunung Lawu pada ketinggian 1.100 MDPL, Wana Wisata Sekipan di Tawangmangu, Karanganyar, bertransformasi menjadi destinasi paling dicari di tahun 2026. Jauh dari hiruk-pikuk kota, kawasan hutan pinus seluas hektaran ini menawarkan paket liburan lengkap mulai dari short escape santai bersama keluarga hingga suasana romantis yang cozy buat berduaan di akhir pekan.\n\nBaca juga: Ini dia 5 Spot Teratas untuk Memandangi Lanskap Danau Legendaris Rawa Pening Jawa Tengah!\n\nPesona Alam & Destinasi Komplit\n\nBegitu menginjakkan kaki di Sekarjinggo, Kelurahan Kaliroso, udara pegunungan yang sangat sejuk langsung menyambut bersama barisan pohon pinus yang estetik. Tempat ini bukan sekadar hutan biasa. Beragam flora seperti pohon kina, damar, hingga kayu manis berpadu sempurna dengan kekayaan fauna asli kawasan yang berjarak sekitar 46 km dari Solo ini.\n\nKeindahannya kian sempurna berkat kehadiran hamparan sungai jernih, aliran air segar dari Curug Sumber Kentongan, hingga jejak sejarah Candi Sekarjinggo yang menambah kesan eksotis.\n\nCocok untuk Siapa Saja?\n\nTips & Informasi Kunjungan 2026\n\nMeskipun populer dan selalu ramai saat hari libur, Wana Wisata Sekipan tetap ramah di kantong. Tiket masuk dibanderol sangat terjangkau, yakni Rp7.500 per orang, sementara untuk kegiatan camping kelompok dikenakan biaya Rp10.000 per orang.\n\nBagi Anda yang berencana datang bersama rombongan besar untuk berkemah, petugas Wana Wisata Sekipan, Junantono, memberikan catatan penting. \"Kalau mau untuk rombongan dalam jumlah banyak dan akan kemah, bisa reservasi dulu sebelumnya, karena takutnya pas di saat bersamaan ada banyak rombongan lain juga, jadi biar kami bantu atur tempatnya,\" ujarnya.\n\nDengan sejuta pesona dan ragam aktivitas di dalamnya, Wana Wisata Sekipan siap menjadi destinasi wajib yang melengkapi daftar liburan Anda bersama orang tersayang tahun ini!",
"source": {
"uri": "style.tribunnews.com",
"dataType": "news",
"title": "TribunStyle.com"
},
"authors": [
{
"uri": "tim_tribunstyle@style.tribunnews.com",
"name": "Tim TribunStyle",
"type": "author",
"isAgency": false
}
],
"concepts": [
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Tawangmangu,_Karanganyar",
"type": "loc",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Tawangmangu, Karanganyar"
},
"location": null
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Central_Java",
"type": "loc",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Central Java"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Central Java"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Pinus",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Pinus"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Mount_Lawu",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Mount Lawu"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Forest",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Forest"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Military",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Military"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Tree",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Tree"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Beijing",
"type": "loc",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Beijing"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Beijing"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "China"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Lake_Rawa_Pening",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Lake Rawa Pening"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Dammar_gum",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Dammar gum"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Cinnamomum_verum",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Cinnamomum verum"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Flora",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Flora"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Fauna",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Fauna"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Mountain_range",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Mountain range"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Candi_of_Indonesia",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Candi of Indonesia"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/River",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "River"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/History",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "History"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Surakarta",
"type": "loc",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Surakarta"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Surakarta"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
}
],
"categories": [
{
"uri": "news/Arts_and_Entertainment",
"label": "news/Arts and Entertainment",
"wgt": 76
},
{
"uri": "iptc/environment",
"label": "iptc/environment",
"wgt": 68
},
{
"uri": "iptc/economy,_business_and_finance/products_and_services/tourism_and_leisure_industry/casinos_and_gambling",
"label": "iptc/economy, business and finance/products and services/tourism and leisure industry/casinos and gambling",
"wgt": 86
}
],
"image": "https://asset.tribunnews.com/MTA3cEiE4lenmzSEXuw71lPMH58=/1200x675/filters:upscale():quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/hutan-sekipan-tawangmangu.jpg",
"eventUri": null,
"sentiment": null,
"wgt": 522573735,
"relevance": 1
},
{
"uri": "9405464766",
"lang": "ind",
"isDuplicate": false,
"date": "2026-07-24",
"time": "07:22:15",
"dateTime": "2026-07-24T07:22:15Z",
"dateTimePub": "2026-07-24T07:21:54Z",
"dataType": "news",
"sim": 0.6745098233222961,
"url": "https://www.cnbcindonesia.com/news/20260724141832-4-753604/purbaya-wanti-wanti-k-l-kencangkan-ikat-pinggang-lagi-ada-apa",
"title": "Purbaya Wanti-Wanti K/L Kencangkan Ikat Pinggang Lagi, Ada Apa?",
"body": "Jakarta, CNBC Indonesia - Harga minyak mentah dunia yang kembali bergejolak, hingga menembus level US$ 100 per barel, membuat pemerintah berencana memperketat belanja kementerian atau lembaga (K/L).\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, kembali naiknya harga minyak mentah dunia akibat memanasnya konflik Iran dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah berpotensi memperketat ruang fiskal RI.\n\n\"Artinya sekarang kalau balik lagi, ruangnya semakin terbatas saja. Tapi enggak membahayakan APBN sendiri. Karena ini bukan keadaan baru, kan. Tapi ada kemungkinan kan harga minyak naik,\" kata Purbaya di kantornya, Jakarta, Jumat (24/7/2026).\n\nPurbaya menegaskan, gejolak harga minyak tentu akan memengaruhi beban biaya subsidi pemerintah. Namun, menurutnya tidak akan mengganggu keseluruhan pelaksanaan fiskal yang telah dirancang untukt ahun ini.\n\n\"Jadi enggak ada perubahan yang terlalu signifikan. Cuman yang mau saya tambahin ke beberapa, ke Kementerian atau Lembaga maupun ke daerah mungkin enggak seluasa sebelumnya itu saja,\" tegas Purbaya.\n\nSebagaimana diketahui, harga minyak dunia bergerak melemah pada perdagangan Jumat (24/7/2026) pagi setelah reli tajam sehari sebelumnya. Meski terkoreksi tipis, harga masih bertahan di level tinggi dan berada di jalur kenaikan mingguan dua digit di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap pasokan global.\n\nMenurut data Refinitiv hingga pukul 09.15 WIB, harga Brent berada di US$100,25 per barel, turun 0,44% dibandingkan penutupan sebelumnya di US$100,69 per barel. Sementara West Texas Intermediate (WTI) berada di US$91,71 per barel, melemah 0,52% dari posisi sehari sebelumnya di US$92,19 per barel.\n\nPelemahan pagi ini terjadi setelah lonjakan harga yang membawa Brent kembali ditutup di atas US$100 per barel untuk pertama kalinya sejak Mei. Secara mingguan, Brent masih naik sekitar 13,5%, sedangkan WTI menguat sekitar 10,9%.\n\nReli minyak dipicu meningkatnya risiko gangguan pasokan dari dua jalur pelayaran energi paling vital di dunia. Ketegangan memuncak setelah kelompok Houthi yang didukung Iran mengaku menyerang dua kapal tanker Saudi di Laut Merah. Serangan tersebut memicu kekhawatiran bahwa jalur Bab el-Mandeb, pintu masuk dari Laut Merah menuju Samudra Hindia, berpotensi ikut terganggu. Jalur ini merupakan koridor pengiriman minyak terpenting kedua di dunia setelah Selat Hormuz.",
"source": {
"uri": "cnbcindonesia.com",
"dataType": "news",
"title": "CNBCindonesia"
},
"authors": [
{
"uri": "robertus_adrianto@cnbcindonesia.com",
"name": "Robertus Adrianto",
"type": "author",
"isAgency": false
}
],
"concepts": [
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Petroleum",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Petroleum"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Barrel_(unit)",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Barrel (unit)"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/United_States_dollar",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "United States dollar"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Fiscus",
"type": "wiki",
"score": 4,
"label": {
"eng": "Fiscus"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Jakarta",
"type": "loc",
"score": 4,
"label": {
"eng": "Jakarta"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Jakarta"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Indonesian_language",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Indonesian language"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Finance",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Finance"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/CNBC",
"type": "org",
"score": 3,
"label": {
"eng": "CNBC"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Middle_East",
"type": "loc",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Middle East"
},
"location": null
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Ada,_Oklahoma",
"type": "loc",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Ada, Oklahoma"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Ada, Oklahoma"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "United States"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Subsidy",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Subsidy"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Trade",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Trade"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Iran",
"type": "loc",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Iran"
},
"location": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Iran"
}
}
},
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Waktu_Indonesia_Barat",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Waktu Indonesia Barat"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Strait_of_Hormuz",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Strait of Hormuz"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Red_Sea",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Red Sea"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Indian_Ocean",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Indian Ocean"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Tanker_(ship)",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Tanker (ship)"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/West_Texas_Intermediate",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "West Texas Intermediate"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Energy",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Energy"
}
}
],
"categories": [
{
"uri": "news/Business",
"label": "news/Business",
"wgt": 97
},
{
"uri": "iptc/economy,_business_and_finance/market_and_exchange",
"label": "iptc/economy, business and finance/market and exchange",
"wgt": 93
}
],
"image": "https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/07/21/menteri-keuangan-menkeu-purbaya-yudhi-sadewa-saat-menyampaikan-pemaparan-dalam-konferensi-pers-apbn-kita-edisi-juli-2026-di-ka-1784620747704_169.jpeg?w=650&q=90",
"eventUri": "ind-1200279",
"sentiment": null,
"wgt": 522573735,
"relevance": 1
},
{
"uri": "9405464603",
"lang": "ind",
"isDuplicate": false,
"date": "2026-07-24",
"time": "07:22:11",
"dateTime": "2026-07-24T07:22:11Z",
"dateTimePub": "2026-07-24T07:20:10Z",
"dataType": "news",
"sim": 0,
"url": "https://style.tribunnews.com/news/377570/harga-bbm-24-juli-2026-warga-sukoharjo-setia-dengan-pertamax-diselingi-naik-transportasi-umum",
"title": "Harga BBM 24 Juli 2026, Warga Sukoharjo Setia dengan Pertamax, Diselingi Naik Transportasi Umum",
"body": "UPDATE HARGA BBM - Suasana SPBU Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah hari Sabtu (18/7). Seorang warga Sukoharjo memilih setia pakai Pertamax, sambil sesekali pakai transportasi umum.\n\nTRIBUNSTYLE.COM - Kenaikan harga Pertamax per 10 Juni 2026 lalu benar-benar menguji kekuatan finansial pengendara. Supaya pengeluaran tak makin 'jebol', beralih ke Pertalite jadi jurus andalan banyak orang.\n\nDibandingkan Pertamax yang kini menyentuh Rp16.250 per liter, harga Pertalite yang ramah kantong di angka Rp10.000 per liter jelas jadi opsi realistis.\n\nMeski demikian, beberapa pengendara tetap memilih bertahan memakai Pertamax dengan berbagai pertimbangan kualitas.\n\nKendati begitu, sebagian pengendara terpantau masih memilih setia bertahan memakai Pertamax demi performa kendaraan mereka.\n\nItulah yang dilakukan Astri, seorang ibu rumah tangga di Sukoharjo, Jawa Tengah.\n\nIa setia menggunakan Pertamax karena sudah terbiasa sejak dulu.\n\n\"Udah terbiasa pakai Pertamax soalnya\" beber Astri kepada TribunStyle.com pada Jumat, 24 Juli 2026.\n\nAstri menyadari kini harga Pertamax memang cukup menguras kantong.\n\nOleh sebab itulah ia mencoba menyiasati anggaran beli bensin. Astri kini membeli Pertamax sesuai budget saja.\n\n\"Sekarang sesuai budget aja belinya, gak selalu full tank,\" imbuhnya.\n\nSelain itu, Astri juga mencoba mengurangi bepergian menggunakan motor.\n\nIa beberapa kali menggunakan transportasi umum jika dirasa memungkinkan.\n\n\"Kadang juga nyoba pakai transportasi umum juga kalau memungkinkan dan nyaman,\" beber Astri.\n\nBaca juga: Harga BBM 23 Juli 2026, Pegawai Kantor di Solo Masih Bertahan Pakai Pertalite: Murah Meski Antre\n\nUpdate Harga BBM 24 Juli 2026\n\nHarga BBM di seluruh wilayah Indonesia bisa dipantau dari laman resmi Pertamina Patra Niaga.\n\nDalam laman tersebut, ditampilkan harga Pertalite, Pertamax, Pertamax Green, hingga Pertamax Turbo.",
"source": {
"uri": "style.tribunnews.com",
"dataType": "news",
"title": "TribunStyle.com"
},
"authors": [
{
"uri": "febriana_nur_insani@style.tribunnews.com",
"name": "Febriana Nur Insani",
"type": "author",
"isAgency": false
}
],
"concepts": [
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Pertamax",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Pertamax"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Sukoharjo_Regency",
"type": "loc",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Sukoharjo Regency"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Sukoharjo Regency"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/BBM",
"type": "wiki",
"score": 4,
"label": {
"eng": "BBM"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Central_Java",
"type": "loc",
"score": 4,
"label": {
"eng": "Central Java"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Central Java"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Pertalite",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Pertalite"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Filling_station",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Filling station"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Transport",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Transport"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Surakarta",
"type": "loc",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Surakarta"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Surakarta"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Vehicle",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Vehicle"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Pertamina",
"type": "org",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Pertamina"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Tank",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Tank"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Gasoline",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Gasoline"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Indonesia",
"type": "loc",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Indonesia"
},
"location": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
],
"categories": [
{
"uri": "news/Business",
"label": "news/Business",
"wgt": 47
},
{
"uri": "iptc/politics_and_government",
"label": "iptc/politics and government",
"wgt": 60
},
{
"uri": "iptc/economy,_business_and_finance/products_and_services",
"label": "iptc/economy, business and finance/products and services",
"wgt": 95
}
],
"image": "https://asset.tribunnews.com/KMRIYnPD46NY7bwA7oifqC0h-fc=/1200x675/filters:upscale():quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/spbu-solo-baru-anak1.jpg",
"eventUri": null,
"sentiment": null,
"wgt": 522573731,
"relevance": 1
},
{
"uri": "9405464553",
"lang": "ind",
"isDuplicate": false,
"date": "2026-07-24",
"time": "07:22:11",
"dateTime": "2026-07-24T07:22:11Z",
"dateTimePub": "2026-07-24T07:21:59Z",
"dataType": "news",
"sim": 0.7803921699523926,
"url": "https://kalsel.antaranews.com/berita/527076/emas-antam-jumat-merosot-rp35000-jadi-rp2605-juta-gram",
"title": "Emas Antam Jumat merosot Rp35.000 jadi Rp2,605 juta/gram",
"body": "Jakarta (ANTARA) - Harga emas batangan Antam hari ini merosot Rp35.000 menjadi Rp2.605.000 per gram dari sebelumnya Rp2.640.000 per gram,\n\nLaman Logam Mulia menginfokan harga beli kembali (buyback) turut turun ke Rp2.345.000 per gram.\n\nNamun harga emas batangan Antam sewaktu-waktu bisa berubah.\n\nTransaksi beli kembali atau buyback sesuai PMK No. 34/PMK.10/2017 untuk semua jenis emas dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP. PPh 22 dipotong langsung dari total nilai buyback.\n\nAdapun untuk harga beli emas Antam dikenakan pajak PPh 0,25 persen dari harga dasar yang tertera di laman resmi.\n\nBaca juga: Emas Antam hari ini Rp2,640 juta/gram, naik Rp5.000\n\nBaca juga: Harga terbaru emas Antam Rp2,635 juta/gram\n\nBaca juga: Rupiah Jumat anjlok ke Rp17.979 per dolar AS\n\nBerikut daftar lengkap harga dasarnya:\n\n- Harga emas 0,5 gram: Rp1.352.500.\n\n- Harga emas 1 gram: Rp2.605.000.\n\n- Harga emas 2 gram: Rp5.150.000.\n\n- Harga emas 3 gram: Rp7.700.000.\n\n- Harga emas 5 gram: Rp12.800.000.\n\n- Harga emas 10 gram: Rp25.545.000.\n\n- Harga emas 25 gram: Rp63.737.000.\n\n- Harga emas 50 gram: Rp127.395.000.\n\n- Harga emas 100 gram: Rp254.712.000.\n\n- Harga emas 250 gram: Rp636.515.000.\n\n- Harga emas 500 gram: Rp1.272.820.000.\n\n- Harga emas 1.000 gram: Rp2.545.600.000.\n\nBerita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Harga emas Antam pada Jumat anjlok Rp35.000 jadi Rp2,605 juta/gr\n\nPewarta: Ahmad Muzdaffar FauzanEditor : Mahdani\n\nCOPYRIGHT © ANTARA 2026",
"source": {
"uri": "kalsel.antaranews.com",
"dataType": "news",
"title": "Antara News"
},
"authors": [],
"concepts": [
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Aneka_Tambang",
"type": "org",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Aneka Tambang"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Gold",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Gold"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Tax",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Tax"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Metal",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Metal"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Jakarta",
"type": "loc",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Jakarta"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Jakarta"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Indonesian_rupiah",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Indonesian rupiah"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Antara_(news_agency)",
"type": "org",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Antara (news agency)"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Journalist",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Journalist"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/United_States_dollar",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "United States dollar"
}
}
],
"categories": [
{
"uri": "news/Business",
"label": "news/Business",
"wgt": 77
},
{
"uri": "iptc/economy,_business_and_finance",
"label": "iptc/economy, business and finance",
"wgt": 82
},
{
"uri": "iptc/crime,_law_and_justice",
"label": "iptc/crime, law and justice",
"wgt": 58
}
],
"image": "https://cdn.antaranews.com/cache/1200x800/2025/06/03/Emas.jpg",
"eventUri": "ind-1200340",
"sentiment": null,
"wgt": 522573731,
"relevance": 1
},
{
"uri": "9405464604",
"lang": "ind",
"isDuplicate": false,
"date": "2026-07-24",
"time": "07:22:11",
"dateTime": "2026-07-24T07:22:11Z",
"dateTimePub": "2026-07-24T07:16:56Z",
"dataType": "news",
"sim": 0.6039215922355652,
"url": "https://style.tribunnews.com/news/377569/sempat-dipaksa-sujud-satpam-bundaran-hi-kini-tantang-pengemudi-alphard-arogan-minta-maaf",
"title": "Sempat Dipaksa Sujud, Satpam Bundaran HI Kini Tantang Pengemudi Alphard Arogan Minta Maaf",
"body": "Kuasa hukum mendesak agar pelaku segera menunjukkan iktikad baik dan meminta maaf atas tindakan yang merendahkan martabat kliennya\n\nTRIBUNSTYLE.COM - Keberanian Vicol Harefa, seorang petugas keamanan (satpam) di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, patut diacungi jempol. Setelah sempat menjadi korban perlakuan tidak menyenangkan hingga dipaksa bersujud lantaran menegur pengemudi mobil Toyota Alphard yang nekat menerobos lampu merah penyeberangan orang, Vicol kini memilih untuk tidak tinggal diam dan berbalik mengambil langkah tegas.\n\nMelalui tim kuasa hukumnya dari Kantor Hukum Wiradarma Harefa & Partners (WHP), Vicol menuntut agar sang pengemudi arogan tersebut melayangkan permohonan maaf secara langsung dan terbuka atas pelanggaran serta sikap sewenang-wenangnya.\n\nSikap resmi tersebut ditegaskan oleh tim kuasa hukum melalui unggahan di akun Instagram resmi mereka.\n\n\"Kami Kuasa Hukum Petugas keamanan inisial FH yang membantu masyarakat penjalan kaki untuk menyeberang jalan pada lampu merah penyeberangan orang, namun menjadi korban arogansi pengendara Mobil Alphar Hitam yang menerobos lampu hijau untuk penjalan kaki,\" tulisnya di akun Instagram @wiradarma_harefa.\n\nPihak kuasa hukum mendesak agar pelaku segera menunjukkan iktikad baik dan meminta maaf atas tindakan yang merendahkan martabat kliennya.\n\n\"Kami minta segera kepada saudara pelaku meminta maaf secara langsung dan terbuka kepada FH karna anda telah bersikap arogan dan melanggar hukum,\" kata dia.\n\nBaca juga: Arogansi Alphard di Zebra Cross Bundaran HI, Sekuriti Transjakarta Dipaksa Minta Maaf\n\nBongkar Dugaan Plat Nomor Palsu dan Mengaku Anggota\n\nTak sekadar menuntut permohonan maaf, pihak hukum Vicol juga membeberkan sejumlah janggalan terkait identitas pengemudi maupun kendaraan mewah tersebut. Saat insiden cekcok berlangsung di lapangan, sang pengemudi ditengarai sempat mengaku-ngaku sebagai oknum anggota.\n\nTak hanya itu, temuan di lapangan juga mengindikasikan adanya dugaan penggunaan pelat nomor tidak sesuai peruntukan pada mobil Alphard hitam tersebut.\n\n\"Catatan, Anda mengaku anggota, Nopol kendaraan Alphar yang anda gunakan bukan diperuntukan untuk unit alphar namun untuk kendaraan lain (Nopol Palsu),\" kata Wiradarma Harefa.\n\nPemprov DKI Pasang Badan: Dipastikan Tidak Dipecat\n\nDi tengah ramainya simpati publik terhadap bernasib yang dialami Vicol, berembus rumor bahwa ia diberhentikan dari pekerjaannya pascaviralnya video adu mulut tersebut. Namun, isu pemecatan itu langsung dibantah tegas oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.\n\nRano menegaskan bahwa pemerintah daerah menjamin keberlangsungan pekerjaan Vicol dan berharap insiden tersebut menjadi pelajaran berharga terkait komunikasi di lapangan.\n\n\"Oh sudah, sudah dijawab, sudah selesai permasalahannya itu. Iya artinya mudah-mudahan bisa ditemukan apa miskomunikasinya ada di mana ya,\" kata Rano Karno dikutip dari Kompas.com, Jumat (24/7/2026).\n\nPolitisi yang akrab disapa Bang Doel ini pun secara tegas menepis anggapan bahwa sang satpam kehilangan pekerjaannya.\n\n\"Enggak, saya jamin tidak (dipecat),\" tegasnya.\n\nBaca juga: Pasang Badan untuk Satpam Bundaran HI, Pramono Minta Petugas Tak Boleh Dipecat: Dia Jalankan Tugas!\n\nKronologi Insiden di Zebra Cross Bundaran HI",
"source": {
"uri": "style.tribunnews.com",
"dataType": "news",
"title": "TribunStyle.com"
},
"authors": [
{
"uri": "sinta_darmastri@style.tribunnews.com",
"name": "Sinta Darmastri",
"type": "author",
"isAgency": false
}
],
"concepts": [
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Selamat_Datang_Monument",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Selamat Datang Monument"
}
},
{
"uri": "http://de.wikipedia.org/wiki/Lampe",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Lampe"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Toyota_Alphard",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Toyota Alphard"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Law",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Law"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Car",
"type": "wiki",
"score": 4,
"label": {
"eng": "Car"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Kami",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Kami"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Instagram",
"type": "org",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Instagram"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Central_Jakarta",
"type": "loc",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Central Jakarta"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Central Jakarta"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/TransJakarta",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "TransJakarta"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Vehicle",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Vehicle"
}
},
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Kompas.com",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Kompas.com"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Rano_Karno",
"type": "person",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Rano Karno"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Communication",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Communication"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Governor",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Governor"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Politician",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Politician"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Video",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Video"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Jakarta",
"type": "loc",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Jakarta"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Jakarta"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
}
],
"categories": [
{
"uri": "iptc/crime,_law_and_justice",
"label": "iptc/crime, law and justice",
"wgt": 100
}
],
"image": "https://asset.tribunnews.com/9tyEXMya3bY_zHiU2WFo2N-oQAY=/1200x675/filters:upscale():quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Petugas-sekuriti-yang-bertugas-di-sekitar-Halte-Transjakarta-Bundaran-HI.jpg",
"eventUri": "ind-1200081",
"sentiment": null,
"wgt": 522573731,
"relevance": 1
},
{
"uri": "9405464605",
"lang": "ind",
"isDuplicate": false,
"date": "2026-07-24",
"time": "07:22:11",
"dateTime": "2026-07-24T07:22:11Z",
"dateTimePub": "2026-07-24T07:14:54Z",
"dataType": "news",
"sim": 0,
"url": "https://style.tribunnews.com/life/377568/dari-motor-gerobak-ke-trotoar-pangkalpinang-kisah-hangat-koskap-coffee",
"title": "Dari Motor Gerobak ke Trotoar Pangkalpinang: Kisah Hangat Ko'Skap Coffee",
"body": "COFFE SHOP - Suasana Ko'skap Coffee berlokasi di Jalan KH Abdurachman Siddik Kelurahan Gedung Nasional Kecamatan Tamansari Kota Pangkalpinang pada Jumat (17/4) siang.\n\nNongkrong syahdu di sudut Pangkalpinang! Dari gerobak keliling, Ko'Skap Coffee kini jadi spot akhir pekan paling intim buat berdua atau keluarga.\n\nTRIBUNSTYLE.COM, PANGKALPINANG - Siapa sangka, sudut kecil di pinggir trotoar Jalan KH Abdurachman Siddik No 1 B, Kota Pangkalpinang, menyimpan cerita perjuangan yang begitu gigih. Di balik ramainya lalu-lalang kendaraan, terselip sebuah oase sederhana bagi para pencinta kopi: Ko'Skap Coffee.\n\nBagi Anda yang sedang merencanakan liburan singkat bersama keluarga, meleenakan penat di akhir pekan, atau sekadar mencari tempat nongkrong santai berdua pasangan, kedai ini menawarkan atmosfer urban yang intim dan membumi.\n\nBaca juga: 4 Wisata Hits di Bangka Tengah, Bangka Belitung: Ada Danau Kaolin hingga Pantai Sumur Sejarah!\n\nPerjalanan Panjang dari Roda Gerobak\n\nMerintis usaha sejak tahun 2020 bukanlah jalan yang mudah bagi Desy, sang pemilik sekaligus owner Ko'Skap Coffee. Jauh sebelum menempati lahan minimalis yang tertata rapi seperti sekarang, usahanya dimulai dari atas pelana motor gerobak.\n\nDengan gigih, Desy membawa seluruh peralatan dan bahan baku racikan kopinya berpindah-pindah tempat, mengikuti denyut keramaian titik-titik strategis di Pangkalpinang. Hingga akhirnya, kerja keras tersebut berbuah manis ketika ia berhasil mengamankan sebuah lahan mungil di persimpangan jalan menuju permukiman warga yang kini menjadi rumah tetap bagi usahanya.\n\nSuasana Intim dan Riuhnya Malam Pangkalpinang\n\nMeski berdiri di atas ruang yang sangat terbatas, kreativitas penataan membuat area meja dan pengunjung di sini tetap terasa nyaman dan rapi. Lahan minimalis sama sekali bukan halangan untuk menyuguhkan kehangatan. Pengendara yang melintas juga tak perlu khawatir, karena tersedia ruang parkir di sisi jalan dekat lokasi.\n\nPuncak keramaian biasanya terjadi saat malam mulai larut. Suasana bertransformasi menjadi lebih hidup, dipadati oleh anak-anak muda hingga para pekerja yang ingin melepas penat setelah seharian beraktivitas.\n\nDi tengah gempuran tren kedai kopi modern yang kian menjamur, Ko'Skap Coffee membuktikan bahwa ketulusan rasa dan konsistensi mampu menciptakan tempat istimewa di hati para penikmatnya. Bagi Desy, kedai sederhana ini bukan sekadar bisnis, melainkan sumber penghidupan penuh asa yang terus ia jaga agar terus bertumbuh di jantung Kota Pangkalpinang.",
"source": {
"uri": "style.tribunnews.com",
"dataType": "news",
"title": "TribunStyle.com"
},
"authors": [
{
"uri": "tim_tribunstyle@style.tribunnews.com",
"name": "Tim TribunStyle",
"type": "author",
"isAgency": false
}
],
"concepts": [
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Sidewalk",
"type": "wiki",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Sidewalk"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Pangkal_Pinang",
"type": "loc",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Pangkal Pinang"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Pangkal Pinang"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Administrative_village",
"type": "loc",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Administrative village"
},
"location": null
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Vehicle",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Vehicle"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Well",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Well"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Central_Bangka_Regency",
"type": "loc",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Central Bangka Regency"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Central Bangka Regency"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Bangka_Belitung_Islands",
"type": "loc",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Bangka Belitung Islands"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Bangka Belitung Islands"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Kaolinite",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Kaolinite"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Coffee",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Coffee"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Wheel",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Wheel"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Parking",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Parking"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Business",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Business"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Heart",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Heart"
}
}
],
"categories": [
{
"uri": "iptc/society",
"label": "iptc/society",
"wgt": 51
}
],
"image": "https://asset.tribunnews.com/sb7fassaStdvHWtLFEnkCUAB6VQ=/1200x675/filters:upscale():quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/koskap-coffe-bangbel.jpg",
"eventUri": null,
"sentiment": null,
"wgt": 522573731,
"relevance": 1
},
{
"uri": "9405464606",
"lang": "ind",
"isDuplicate": false,
"date": "2026-07-24",
"time": "07:22:11",
"dateTime": "2026-07-24T07:22:11Z",
"dateTimePub": "2026-07-24T07:05:34Z",
"dataType": "news",
"sim": 0,
"url": "https://style.tribunnews.com/life/377567/capek-kerja-setu-patinggi-depok-punya-senja-yang-bikin-mood-balik-100-persen",
"title": "Capek Kerja? Setu Patinggi Depok Punya Senja yang Bikin Mood Balik 100 Persen",
"body": "WISATA BEKASI - Warga menikmati wisata murah meriah saat momen liburan akhir pekan di tepian Setu Patinggi, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat\n\nTak selalu harus ke gunung atau pantai, duduk di tepi danau pun bisa jadi cara ampuh mengisi ulang energi\n\nTRIBUNSTYLE.COM - Saat akhir pekan tiba, tak sedikit orang memilih mencari tempat yang tenang untuk melepas penat setelah menjalani aktivitas selama sepekan.\n\nMenariknya, destinasi untuk healing tidak selalu harus jauh dari kota.\n\nKadang, ruang terbuka dengan pemandangan air dan langit senja sudah cukup membuat pikiran terasa lebih ringan.\n\nSuasana seperti itu bisa ditemukan di Setu Patinggi, sebuah danau yang berada di kawasan Tapos, Kota Depok.\n\nBelakangan, tempat ini menjadi pilihan warga sekitar untuk menghabiskan sore bersama keluarga, pasangan, maupun teman tanpa harus mengeluarkan banyak biaya.\n\nPanorama alam yang sederhana justru menjadi daya tarik utamanya.\n\nSetu Patinggi berlokasi di Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat, tidak jauh dari kawasan Cimanggis Golf Estate.\n\nAksesnya yang mudah membuat kawasan ini ramai dikunjungi terutama menjelang matahari terbenam.\n\nMenunggu Senja Sambil Menikmati Suasana Danau\n\nBaca juga: Eco-Healing Estetik di Depok: Main Bareng Rusa Tutul hingga Belajar Hidroponik di Nara Kupu Village!\n\nMenjelang sore, suasana di sekitar Setu Patinggi berubah menjadi lebih hidup. Banyak pengunjung datang membawa keluarga atau pasangan untuk duduk santai di tepian danau.\n\nHamparan rumput hijau yang berpadu dengan permukaan air menciptakan pemandangan yang menenangkan.\n\nBeberapa ornamen yang ada di kawasan tersebut juga menambah kesan menarik sehingga sering dimanfaatkan sebagai latar untuk berfoto.\n\nNamun bagi sebagian besar pengunjung, daya tarik utama Setu Patinggi justru bukan spot fotonya, melainkan suasana damai yang sulit ditemukan di tengah padatnya aktivitas perkotaan.\n\nSembari berbincang ringan, mereka menunggu matahari perlahan turun hingga langit berubah warna keemasan.\n\nAlternatif Wisata Singkat Tanpa Harus Keluar Kota\n\nTidak semua orang memiliki waktu panjang untuk berlibur. Karena itulah Setu Patinggi menjadi alternatif menarik bagi warga Depok yang ingin menikmati suasana alam tanpa perlu melakukan perjalanan jauh.\n\nLokasinya yang berada di tengah kawasan perkotaan membuat danau ini mudah dijangkau.",
"source": {
"uri": "style.tribunnews.com",
"dataType": "news",
"title": "TribunStyle.com"
},
"authors": [
{
"uri": "tim_tribunstyle@style.tribunnews.com",
"name": "Tim TribunStyle",
"type": "author",
"isAgency": false
}
],
"concepts": [
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Setu,_Bekasi",
"type": "loc",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Setu, Bekasi"
},
"location": null
},
{
"uri": "http://id.wikipedia.org/wiki/Tapos,_Depok",
"type": "loc",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Tapos, Depok"
},
"location": null
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Depok",
"type": "loc",
"score": 5,
"label": {
"eng": "Depok"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Depok"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Lake",
"type": "wiki",
"score": 4,
"label": {
"eng": "Lake"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/West_Java",
"type": "loc",
"score": 4,
"label": {
"eng": "West Java"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "West Java"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Mountain",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Mountain"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Beach",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Beach"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Energy",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Energy"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Water",
"type": "wiki",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Water"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Bekasi",
"type": "loc",
"score": 3,
"label": {
"eng": "Bekasi"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Bekasi"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "Indonesia"
}
}
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Cimanggis",
"type": "loc",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Cimanggis"
},
"location": null
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Administrative_village",
"type": "loc",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Administrative village"
},
"location": null
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Sky",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Sky"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Sun",
"type": "wiki",
"score": 2,
"label": {
"eng": "Sun"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Deer",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Deer"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Lawn",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Lawn"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Urban_area",
"type": "wiki",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Urban area"
}
},
{
"uri": "http://en.wikipedia.org/wiki/Kota,_Rajasthan",
"type": "loc",
"score": 1,
"label": {
"eng": "Kota, Rajasthan"
},
"location": {
"type": "place",
"label": {
"eng": "Kota, Rajasthan"
},
"country": {
"type": "country",
"label": {
"eng": "India"
}
}
}
}
],
"categories": [
{
"uri": "iptc/lifestyle_and_leisure",
"label": "iptc/lifestyle and leisure",
"wgt": 80
}
],
"image": "https://asset.tribunnews.com/9OsF8zfuziTdvWfX3v8yIbm9ig8=/1200x675/filters:upscale():quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/setu-patinggi-depok-jawa-barat.jpg",
"eventUri": null,
"sentiment": null,
"wgt": 522573731,
"relevance": 1
}
],
"totalResults": 324739,
"page": 1,
"count": 10,
"pages": 32474
}
}